BERITAFAJARTIMUR.COM (LABUAN BAJO) Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), menunjukkan kepedulian langsung kepada warga yang terdampak gempa bumi dengan turun ke sejumlah wilayah untuk memastikan bantuan kemanusiaan diterima masyarakat.
Senin (17/8/2026) malam, Wakil Bupati Manggarai Barat dr. Yulianus Weng bersama Ketua DPRD Manggarai Barat Benediktus Nurdin, anggota DPRD Basilius Sardi Jeramat, pimpinan instansi vertikal, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) mendampingi distribusi bantuan di Kecamatan Kuwus Barat.
Pantauan media ini, kehadiran rombongan pemerintah tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan berupa kebutuhan pokok. Mereka juga mendatangi keluarga salah satu warga yang meninggal dunia akibat bencana di Dusun Ngalo, Desa Tueng.
Kunjungan tersebut menjadi bagian penting dari respons pemerintah terhadap dampak gempa, sekaligus bentuk penyampaian belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang sedang berduka.
Di tengah situasi pascabencana yang masih dirasakan masyarakat, kedatangan pemerintah disambut baik oleh warga setempat. Kehadiran para pejabat daerah dinilai memberikan dukungan moral sekaligus memastikan kondisi masyarakat terdampak mendapat perhatian.
Bagi keluarga korban meninggal dunia, perhatian tersebut memiliki arti tersendiri. Selain menyampaikan rasa duka, pemerintah hadir untuk menunjukkan bahwa warga yang mengalami musibah tidak menghadapi situasi tersebut sendirian.
Kunjungan ke rumah keluarga korban juga memperlihatkan bahwa penanganan bencana tidak sebatas persoalan distribusi logistik. Pendampingan kepada keluarga korban dan masyarakat terdampak menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk hadir secara langsung di tengah kondisi sulit.
Bantuan Menjangkau 12 Kecamatan
Distribusi bantuan di Kecamatan Kuwus Barat merupakan bagian dari program penyaluran bantuan kemanusiaan secara serempak ke seluruh wilayah Kabupaten Manggarai Barat.
Sebelumnya, bantuan tersebut secara resmi dilepas oleh Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi pada Senin sore.
Bantuan disiapkan untuk menjangkau 12 kecamatan dengan membawa sejumlah kebutuhan mendesak masyarakat terdampak bencana. Logistik yang didistribusikan antara lain beras, terpal, dan makanan siap saji.
Secara keseluruhan, bantuan yang disiapkan mencapai sekitar 36 ton beras, disertai terpal dan makanan cepat saji untuk mendukung kebutuhan warga selama masa tanggap darurat.
Penyaluran secara serempak dilakukan agar bantuan dapat segera diterima masyarakat di berbagai titik terdampak, termasuk wilayah yang memiliki akses dan kondisi lapangan yang tidak mudah.
Pemerintah Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Turunnya Wakil Bupati bersama unsur DPRD, instansi vertikal dan OPD ke lokasi juga menjadi bagian dari upaya memastikan distribusi bantuan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Kehadiran langsung pemerintah memungkinkan kondisi warga terdampak dapat dilihat dan dipantau dari dekat. Tidak hanya mengenai kebutuhan pangan, tetapi juga kondisi keluarga yang kehilangan anggota keluarganya akibat bencana.
Di Desa Tueng, perhatian pemerintah diarahkan kepada salah satu keluarga yang kehilangan anggota keluarga dalam peristiwa gempa.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa penanganan bencana membutuhkan keterlibatan bersama, baik pemerintah, lembaga terkait maupun masyarakat.
Respons pemerintah yang turun langsung ke lokasi juga mendapat sambutan positif dari warga. Dalam situasi pascabencana, kehadiran pejabat dan unsur pemerintah di tengah masyarakat dinilai penting untuk membangun rasa aman serta memberikan penguatan kepada warga.
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat menegaskan semangat penanganan bencana tidak berhenti pada penyaluran bantuan logistik. Pendampingan dan perhatian terhadap warga terdampak, termasuk keluarga korban meninggal dunia, menjadi bagian dari proses pemulihan.
Melalui distribusi bantuan dan kunjungan langsung tersebut, pemerintah berupaya memastikan masyarakat terdampak tetap mendapatkan perhatian dan dukungan selama menghadapi masa sulit pascagempa.
Pemerintah hadir. Pemerintah peduli. Bersama masyarakat, Manggarai Barat berupaya bangkit dari bencana.(BFT/LBJ/RED/Yoflan)





