Aksi Balap Liar di Langgo-Carep, Satlantas Polres Manggarai Berhasil Ringkus Empat Orang Remaja

BERITAFAJARTIMUR.COM (RUTENG) Satuan Lalulintas (Satlantas ) Polres Manggarai, telah berhasil mengamankan empat orang remaja yang melakukan aksi balap liar, pada malam hari di kawasan Langgo Carep, pada (28/7/2025) malam sekitar pukul 23.00 WITA.

Keempat pelaku terdiri dari dua joki dan dua pemilik motor, yang berinisial G (asal Kumba), A (Langgo), dan J (Carep).

Petugas Satlantas Polres Manggarai berhasil mengamankan dua unit sepeda motor yang tidak memiliki kelengkapan surat-surat kendaraan,seperti tidak memiliki SIM atau SIM nya tidak aktif lagi.

Penangkapan dilakukan setelah Satlantas Polres Manggarai menerima laporan warga yang resah atas aksi balap liar yang berlangsung secara terang-terangan di jalan raya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Satlantas Polres Manggarai bergerak cepat dan berhasil menangkap para pelaku di kawasan Carep dan Cunca Lawar.

Saat dimintai keterangan, pelaku G mengaku aksi nekatnya dipicu oleh tantangan dari temannya yang menawarkan taruhan uang sebesar Rp3 juta. “Ada info dari teman untuk ikut balap dengan taruhan tiga juta,” ungkapnya.

 

Sementara itu, pelaku A mengakui bahwa balap liar sudah menjadi hobinya.

“Balap motor memang sudah menjadi hobi saya,” jelasnya.

Sedangkan G berdalih bahwa dirinya hanya diminta pemilik motor untuk mengikuti balapan tersebut. Keempat pelaku mengaku aksi balap liar ini sudah mereka lakukan sejak sehari sebelumnya.

Kasat Lantas Polres Manggarai, AKP Sandy Humisar Sibarani, menegaskan bahwa balap liar sangat berbahaya dan mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya.

“Balapan liar tidak hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal. Kami akan terus melakukan tindakan tegas guna menjaga keamanan di jalan raya,” tegas AKP Sandy.

Kini, keempat remaja tersebut menjalani proses pembinaan dan telah diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. AKP Sandy juga mengimbau masyarakat, terutama para remaja, agar tidak menjadikan jalan umum sebagai arena balap liar demi keselamatan bersama.

Keempatnya menyatakan penyesalan dan berkomitmen untuk tidak mengulangi aksi yang membahayakan diri sendiri dan juga pengguna jalan lainnya.(Reporter:Agustinus Ardi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *