Berita Fajar Timur
Advertisement
  • Home
  • TNI, POLRI & HANKAM
  • Daerah
  • NASIONAL & INTERNASIONAL
  • AGAMA, SOSIAL, BUDAYA & ORGANISASI
    • Hukum & Kriminal
    • Pendidikan, Olah Raga & Kesehatan
  • EKONOMI, BISNIS & PERDAGANGAN
    • Politik
    • Pendidikan
    • Pariwisata, Petualangan dan Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • TNI, POLRI & HANKAM
  • Daerah
  • NASIONAL & INTERNASIONAL
  • AGAMA, SOSIAL, BUDAYA & ORGANISASI
    • Hukum & Kriminal
    • Pendidikan, Olah Raga & Kesehatan
  • EKONOMI, BISNIS & PERDAGANGAN
    • Politik
    • Pendidikan
    • Pariwisata, Petualangan dan Kuliner
No Result
View All Result
Berita Fajar Timur
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal

Bupati Gusti Dula Tanggapi Polemik Soal 200 Hektar Lahan Usaha II Milik Warga yang Raib

beritafajar by beritafajar
10 Januari 2020
in Hukum & Kriminal
0
Bupati Gusti Dula Tanggapi Polemik Soal 200 Hektar Lahan Usaha II Milik Warga yang Raib
0
SHARES
1
VIEWS
Share on Facebook

Beritafajartimur.com (Labuan Bajo) Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula akhirnya buka suara terkait polemik soal lahan usaha II yang hilang milik warga Translok UPT Nggorang, Desa Macang Tanggar, Kec. Komodo, Kab. Manggarai Barat. Menurut Gusti Dula bahwa memang benar ada sertifikat lahan usaha II milik warga Translok namun menurut Dula lahannya tidak ada. Hal tersebut disampaikan Gusti Dula Kamis, 09 Januari 2020. Pernyataan Dula sangat bertentangan dengan isi surat klarifikasinya kepada Mensetneg pada pada tanggal 13 Maret 2019 mengirim surat jawaban ke Kemensesneg dengan Nomor TKT. 560/24-Trans/III/2019. “Pada waktu itu juga tidak pernah menjanjikan kepada Transmigran akan mendapat lahan 2 ha karena luas tanah yang tersedia di UPT Nggorang tidak mencukupi untuk mendapatkan 2 ha bagi 200 kk,” ujar Dula dalam suratnya.

Gusti Dula menjelaskan bahwa kemungkinan lahan warga yang hilang itu karena ada kesalahan pada saat pengukuran sehingga menyebabkan sertifikat yang keliru. Saat media ini meminta penjelasan maksud Dula soal sertifikat yang keliru apakah karena kesalahan BPN pada saat itu, Dula hanya menjawab bahwa sertifikat yang keliru. “Tapi kan pak, yang terbit sertifikat itu kan BPN. Apakah yang salah itu BPN?” Tanya media ini. “Sertifikat yang keliru. Kalau BPN salah ya salah,” ujarnya.

Sementara itu, Gusti Dula berharap agar Agraria bisa turun ke lokasi Translok untuk melakukan pengecekan di lokasi dan melakukan penataan ulang. Karena menurut informasi yang dihimpun oleh Dula bahwa lokasi lahan usaha II itu berada di atas tanah sekolah dan lahan sawah milik orang lain. Namun pernyataan Dula hanya berlandaskan kemungkinan dan informasi tanpa ada data yang menjadi acuan.

Selain itu, saat ditanya bagaimana solusi yang ditawarkan oleh Pemda Manggarai Barat terkait nasib lahan 200 ha milik 200 kk warga Translok, Dula hanya menegaskan bahwa pihaknya tidak bisa menangani karena tidak ada lahan. “Ya bagaimana kita menangani sejauh tidak ada lahannya,” ujar Bupati Gusti Dula.

Berikut petikan wawancara Bupati Mabar dengan wartawan:

Wartawan: Bagaimana tanggapan Anda soal lahan usaha II milik warga Translok yang hilang tetapi SHM- nya ada?

Bupati: komentarnya kalau mau apa ya tertibkan lagi.

Wartawan: Apakah betul tidak ada itu lahan basah (lahan usaha II) dan tidak ada itu sertifikat?

Bupati: saya juga kurang terlalu tau itu barang barang. Yang saya tahu ada itu sertifikat tidak bisa dibagi karena tidak ada lahannya.

Wartawan: tapi memang (apakah) betul ada sertifikat (lahan usaha II)?

Bupati: Informasinya begitu (ada sertifikat) ada di Dinas Nakertrans.

Wartawan: Pak Bupati dapat informasi (soal lahan dan sertifikat) dari bawahan atau dari Kadis (Kadis Nakertrans) langsung?

Bupati: Dari ceritra banyak orang.

Wartawan: Bukan dari Kadisnakertrans?

Bupati: ya dari Nakertrans, banyak orang juga semua orang juga omong begitu. Ada sertifikat tetapi lahannya rumah sekolah, sawah orang punya, penduduk punya rumah.

Wartawan: Itulah alasan Bupati Manggarai Barat tidak membagi itu (sertifikat) pak ya?

Bupati: Membagi bagaimana ko kalau lahan tidak ada (sambil ketawa).

Wartawan: Warga (Translok) kan memiliki sejumlah data terkait lahan usaha II.

Bupati: Makanya menurut saya mendata ulang, survey, rekon dari BPN, Agraria. Nah semua turun ke sana (Translok) kalau mau dapat data yang benar.

Wartawan: Sejauh ini bagaimana penanganan Bupati Manggarai Barat?

Bupati: Tidak ada penanganan sepanjang tidak ada lahan untuk dibagi sertifikatnya. Selesai.

Wartawan: Bupati Manggarai Barat tetap ngotot untuk tidak membagi sertifikat itu?

Bupati: Bagaimana membagi kalau orang punya lahan di sana turun temurun kerja sawah, rumah tinggal, gereja malah ada tanah sekolah.

Wartawan: Tapikan pak ada (surat) pelepasan (hak) dulu.

Bupati: Mungkin pelepasan itu lokasi tidak pasti atau tidak survey dulu.

Wartawan: Siapa sesungguhnya yang salah hal ini pak?

Bupati: semua yang salah ya salah. Saya tidak bisa tentukan siapa yang salah.

Wartawan: BPN yang menerbitkan sertifikat, apakah BPN yang salah?

Bupati: a…a…kalau memang dari segi persoalannya ya mengapa sampai ada sertifikat. Karena sertifikat yang keliru orang sudah tinggal di situ pemilik tanah, ada sekolah, ada sawah ya berarti sertifikat yang keliru.

Wartawan: Ya Sertifikat itu kan diterbitkan oleh BPN, apakah BPN yang salah?

Bupati: Sertifikat yang keliru.

Wartawan: Tapikan sertifikat itu diterbitkan oleh BPN pak?

Bupati: Saya tidak tahu.

Wartawan: Oh Bapak tidak tidak tahu siapa yang menerbitkan sertifikat itu?

Bupati: Karena informasi ada sertifikat ada karena lokasinya sudah dimiliki orang.

Wartawan: BPN pada saat ukurkan tahu mana lahan orang dan mana lahan (yang sudah ada) pelepasan hak, kan begitu.

Bupati: Ya kalau memang nilai BPN salah ya salah BPN to.

Wartawa: mohon pertegas pak bahwa Bupati Manggarai Barat nilai BPN yang salah ya Pak?

Bupati: Kan kamu sendiri yang tahu kok tanya saya lagi.

Menanggapi pernyataan Bupati Manggarai Barat, Gusti Dula, Koordinator perjuangan lahan usaha II Translok, Saverinus Suryanto, menilai Bupati Manggarai Barat pemimpin yang tidak bertanggungjawab. “Jelas tidak bertanggung jawab ya karena dia tahu bahwa ada sertifikat tetapi dia tidak melakukan upaya pencarian solusi. Kasian warganya yang 22 tahun hidup terkatung katung,” ujarnya, Jumat 10 Januari 2020. Saverinus Suryanto meminta Bupati untuk berbicara berdasarkan data yang pasti. Sehingga dalam upaya pencarian solusi, Bupati mnggunakan data sebagai acuan. Bukan berdasarkan informasi yang tidak jelas sumbernya. “Koordinasilah dengan Kadisnakertrans pasti ada data di sana. Kami minta Bupati Dula jangan anggap enteng persoalan ini. Ini persoalan serius. Jadi harus ditangani secara serius pula,” ujarnya.(BFT/LBJ/Rio)

Previous Post

Projagar Kodam IX/Udayana Tahun 2019 Tercapai Sesuai Target Berdasarkan Sisforen

Next Post

Kuasa Hukum Sebut, Bupati Perlu Koordinasi untuk Cari Solusi Soal Lahan Usaha II Warga Translok

beritafajar

beritafajar

Next Post
Kuasa Hukum Sebut, Bupati Perlu Koordinasi untuk Cari Solusi Soal Lahan Usaha II Warga Translok

Kuasa Hukum Sebut, Bupati Perlu Koordinasi untuk Cari Solusi Soal Lahan Usaha II Warga Translok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Polsek Lembor Limpahkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak ke Kejaksaan, Terancam 9 Tahun Penjara

Polsek Lembor Limpahkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak ke Kejaksaan, Terancam 9 Tahun Penjara

10 Juli 2026
Dua Turis China Tewas Saat Snorkeling di Pulau Kelor, Korban Kedua Ditemukan di Kedalaman 23 Meter

Dua Turis China Tewas Saat Snorkeling di Pulau Kelor, Korban Kedua Ditemukan di Kedalaman 23 Meter

15 Juli 2026
Deretan Kasus LS Yang Kini DPO Penganiayaan Bersama-sama

Deretan Kasus LS Yang Kini DPO Penganiayaan Bersama-sama

10 Mei 2026
Uang Turis Rp 85 Juta Diduga Digelapkan Agen Travel, Nama Labuan Bajo Kembali Tercoreng

Uang Turis Rp 85 Juta Diduga Digelapkan Agen Travel, Nama Labuan Bajo Kembali Tercoreng

10 Mei 2026

Cabo Basket Porprov Mulai Dipertandingkan

3

Pertandingan Basket Putra dan Putri Porprov ke XIII 2017 Gianyar Masuk Babak Semifinal

3

IKIP PGRI Bali Selenggarakan Testing Masuk Gelombang Kedua.

3
Kasus Sembuh Covid-19 Bertambah 17 Orang di Denpasar, Kasus Positif Bertambah 18 Orang

Kasus Sembuh Covid-19 Bertambah 17 Orang di Denpasar, Kasus Positif Bertambah 18 Orang

3
Demokrat Bali Dukung Program Indonesia ASRI Lewat Aksi Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Lembeng, Sukawati

Demokrat Bali Dukung Program Indonesia ASRI Lewat Aksi Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Lembeng, Sukawati

7 Agustus 2026
Penghuni Panti Asuhan Binongko Doakan Demokrat Tetap Mengabdi untuk Rakyat

Penghuni Panti Asuhan Binongko Doakan Demokrat Tetap Mengabdi untuk Rakyat

7 Agustus 2026
Demokrat Mabar Rayakan HUT Ke-25 dengan Aksi Sosial, Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan dan Pesantren

Demokrat Mabar Rayakan HUT Ke-25 dengan Aksi Sosial, Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan dan Pesantren

7 Agustus 2026
Langit Biru, Alam Tetap Hijau: Demokrat Manggarai Barat Rayakan HUT ke-25 dengan Gerakan Indonesia Asri

Langit Biru, Alam Tetap Hijau: Demokrat Manggarai Barat Rayakan HUT ke-25 dengan Gerakan Indonesia Asri

7 Agustus 2026

Recent News

Demokrat Bali Dukung Program Indonesia ASRI Lewat Aksi Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Lembeng, Sukawati

Demokrat Bali Dukung Program Indonesia ASRI Lewat Aksi Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Lembeng, Sukawati

7 Agustus 2026
Penghuni Panti Asuhan Binongko Doakan Demokrat Tetap Mengabdi untuk Rakyat

Penghuni Panti Asuhan Binongko Doakan Demokrat Tetap Mengabdi untuk Rakyat

7 Agustus 2026
Demokrat Mabar Rayakan HUT Ke-25 dengan Aksi Sosial, Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan dan Pesantren

Demokrat Mabar Rayakan HUT Ke-25 dengan Aksi Sosial, Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan dan Pesantren

7 Agustus 2026
Langit Biru, Alam Tetap Hijau: Demokrat Manggarai Barat Rayakan HUT ke-25 dengan Gerakan Indonesia Asri

Langit Biru, Alam Tetap Hijau: Demokrat Manggarai Barat Rayakan HUT ke-25 dengan Gerakan Indonesia Asri

7 Agustus 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Box Redaksi
Berita Fajar Timur

2025 @ Berita Fajar Timur

No Result
View All Result
  • Home
  • TNI, POLRI & HANKAM
  • Daerah
  • NASIONAL & INTERNASIONAL
  • AGAMA, SOSIAL, BUDAYA & ORGANISASI
    • Hukum & Kriminal
    • Pendidikan, Olah Raga & Kesehatan
  • EKONOMI, BISNIS & PERDAGANGAN
    • Politik
    • Pendidikan
    • Pariwisata, Petualangan dan Kuliner

2025 @ Berita Fajar Timur