Beritafajartimur.com (Denpasar-BALI) | Lonjakan kasus Covid-19 di negara kita menimbulkan kelangkaan oxygen. Selain menjadi barang langka yang sangat dibutuhkan, harga Oxygen konvensional yang kerap dipakai untuk membantu pernafasan bagi pasien sesak nafas seperti penderita paruh-paruh basah apalagi penderita Coronavirus-19 saat ini di pasaran harganya cendrung naik terus. Beruntung, teknologi kian berkembang sehingga adanya penemuan baru berupa Oxygen Concentrator. Alat bantu pernafasan ini bisa dimanfaatkan berulang-ulang tanpa repot untuk mengisi Oxygen seperti Oxygen konvensional yang selama ini kita kenal.
Karena itu dalam situasi lonjakan kasus Covid-19 di wilayah kita, guna memaksimalkan pelayanan kepada Pasien Covid-19, Pangdam Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, melalui Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf menyerahkan 10 unit _Oxygen Concentrator_ kepada Kepala Kesdam IX/Udayana Kolonel Ckm dr. I Made Mardika, Sp.PD., M.AR.S., Finasim. Acara penyerahan ini dilaksanakan di Makorem 163/Wira Satya pada sore sekitar pukul 16.30 Wita, Selasa (03/07/2021).
Danrem 163/Wira Satya Brigjen Husein Sagaf didampingi Ka Kesdam IX/Udayana Kolonel Ckm dr. I Made Mardika, Sp.PDM.A.R.S., menjelaskan bantuan Oxygen Concentrator ini nantinya sangat membantu pasien karena peralatan ini sangat praktis dan tidak perlu diisi berulang-ulang seperti Tabung Oxygen konvensional yang selama ini dikenal luas di masyarakat.
“Penyerahan 10 unit Oxygen ini dari Mensesneg diserahkan kepada TNI-Polri. Alat ini sangat praktis. Tidak perlu refill berulang-ulang seperti Oxygen yang selama ini kerap kita pakai. Dan teknisnya yang tahu itu dokter-dokter. Jadi bantuan ini kita serahkan kepada Ka Kesdam untuk nanti didistribusikan ke rumah sakit kita di RS Udayana, Singaraja dan di Rindam,” papar Danrem sembari melirik ke Ka Kesdam, Selasa (03/08/2021).
Dijelaskan Ka Kesdam,” apa yang disampaikan Bapak Danrem tadi memang Oxygen Concentrator ini benar-benar praktis karena tidak perlu diisi ulang. Asal ada colokan ke listrik maka alat ini terus bisa menghasilkan Oxygen bagi pasien yang membutuhkan. Disamping itu, mudah untuk dipindahkan manakala pasien yang satu sudah nyaman bisa dipindahkan ke pasien lainnya,” ujarnya.
Saat ini menurut Ka Kesdam kebutuhan Oxygen
Untuk diketahui, oxygen concentrator ini merupakan salah satu alat penopang suplementasi oksigen, mengingat kadar oksigen pada udara umumnya hanya berkisar 21 persen, alat ini bekerja meningkatkan kadar oksigen hingga 90-95 persen.
Sumber oksigen dalam suplementasi, bisa berasal dari oksigen murni dalam bentuk gas yang tersedia dalam tabung atau dalam oksigen sentral yang ada di rumah sakit, bentuknya sudah gas ready to use. Kemudian oksigen yang berasal dari produk yang dihasilkan oleh mekanisme oxygen concentrator. Oxygen concentrator adalah alat yang bisa mengubah kondisi kandungan oksigen dari udara bebas yang hanya 21 persen tadi menjadi konsentrasi lebih tinggi bisa sampai 90-95 persen.(BFT/DPS/Donny Parera)





