Analisis Intelijen, ART MEMANG BANGUNAN YANG ASIMETRIS !

Oleh Josef Herman Wenas

ART (๐˜ˆ๐˜จ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ต ๐˜ฐ๐˜ฏ ๐˜™๐˜ฆ๐˜ค๐˜ช๐˜ฑ๐˜ณ๐˜ฐ๐˜ค๐˜ข๐˜ญ ๐˜›๐˜ณ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ฆ) yang diberi judul mentereng ๐˜›๐˜ฐ๐˜ธ๐˜ข๐˜ณ๐˜ฅ ๐˜ข ๐˜•๐˜ฆ๐˜ธ ๐˜Ž๐˜ฐ๐˜ญ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฏ ๐˜ˆ๐˜จ๐˜ฆ ๐˜ง๐˜ฐ๐˜ณ ๐˜ต๐˜ฉ๐˜ฆ ๐˜œ๐˜š โ€“ ๐˜๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ช๐˜ข ๐˜ˆ๐˜ญ๐˜ญ๐˜ช๐˜ข๐˜ฏ๐˜ค๐˜ฆ ditandatangani pada 19 Februari 2026 lalu di Washington DC oleh kedua pemerintahan terkait.

Penandatanganan ART ini berjenjang di dua level: level teknis dan level kepala negara. Di ๐—น๐—ฒ๐˜ƒ๐—ฒ๐—น ๐˜๐—ฒ๐—ธ๐—ป๐—ถ๐˜€ dilakukan antara Menko Airlangga Hartartoโ€” ๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ค๐˜ต๐˜ฐ๐˜ณ urusan negosiasi tarif memang di kantor Menko Ekonomiโ€” dan pihak U.S. Trade Representative (USTR) diwakili boss mereka, Jamieson Greer.

Penandatanganan lalu dilanjutkan di ๐—น๐—ฒ๐˜ƒ๐—ฒ๐—น ๐—ธ๐—ฒ๐—ฝ๐—ฎ๐—น๐—ฎ ๐—ป๐—ฒ๐—ด๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ, antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump. ๐˜ž๐˜ฉ๐˜ช๐˜ญ๐˜ฆ ๐˜ต๐˜ฉ๐˜ฆ ๐˜ฑ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ช๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ต๐˜ด ๐˜ด๐˜ช๐˜จ๐˜ฏ๐˜ฆ๐˜ฅ ๐˜ต๐˜ฉ๐˜ฆ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ช๐˜ฏ ๐˜ข๐˜ค๐˜ค๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ฅ, ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ค๐˜ฉ๐˜ฏ๐˜ช๐˜ค๐˜ข๐˜ญ ๐˜ข๐˜ด๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ค๐˜ต๐˜ด ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ต๐˜ข๐˜ช๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฅ ๐˜ข๐˜ต๐˜ต๐˜ข๐˜ค๐˜ฉ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ต๐˜ด ๐˜ธ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฆ ๐˜ด๐˜ช๐˜จ๐˜ฏ๐˜ฆ๐˜ฅ ๐˜ฃ๐˜บ ๐˜ต๐˜ฉ๐˜ฆ ๐˜ข๐˜ง๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ต๐˜ช๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ฆ๐˜ฅ ๐˜ฉ๐˜ช๐˜จ๐˜ฉ ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฅ/๐˜ฎ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ช๐˜ด๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ช๐˜ข๐˜ญ ๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ท๐˜ฆ๐˜ญ ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ต๐˜ข๐˜ต๐˜ช๐˜ท๐˜ฆ๐˜ด.

Nah, yang teknis dan detil inilah yang termuat dalam 45 halaman ART, yang hari-hari ini banyak disoroti dan dibahas oleh berbagai kalangan dan sedang ramai di ruang publik (utamanya di medsos).

Misalnya, opini dari Idja Latuconsina di Utrecht, Belanda, dan Bhima Yudhistira dari CELIOS, yang dalam pengamatan saya cukup banyak dibagikan ulang di medsos.

Ada ๐˜ญ๐˜ฐ๐˜จ๐˜ช๐˜ค๐˜ข๐˜ญ ๐˜ง๐˜ข๐˜ญ๐˜ญ๐˜ข๐˜ค๐˜ช๐˜ฆ๐˜ด dalam melihat persoalan ART antara Indonesia dan Amerika Serikat ini.

Mereka merasa temuan โ€œ217 vs 6โ€ dalam 45 halaman teknis dan detil ART itu adalah sesuatu yang menohok, terkesan merasa telah berhasil membongkar kebodohan tim negosiasi pemerintah.

Konkritnya, mereka menemukan ada ๐Ÿฎ๐Ÿญ๐Ÿณ ๐—ณ๐—ฟ๐—ฎ๐˜€๐—ฎ “๐—œ๐—ป๐—ฑ๐—ผ๐—ป๐—ฒ๐˜€๐—ถ๐—ฎ ๐˜€๐—ต๐—ฎ๐—น๐—น ๐—ป๐—ผ๐˜ ๐—ถ๐—บ๐—ฝ๐—ผ๐˜€๐—ฒ…โ€ VERSUS hanya ada ๐Ÿฒ ๐—ณ๐—ฟ๐—ฎ๐˜€๐—ฎ “๐—ง๐—ต๐—ฒ ๐—จ๐—ฆ ๐˜€๐—ต๐—ฎ๐—น๐—น…โ€

Jomplang banget kan? Menurut mereka, kewajiban Indonesia ada 217 hal, sedangkan kewajiban AS hanya 6 hal. Maka ini tidak simetris, tidak adil. Bahkan diartikan kita bodoh atau sedang dibodohi.

Berbagai argumen mereka yang kritis atas 45 halaman ART itu berputar pada keprihatinan soal โ€œ๐˜ด๐˜ฐ๐˜ท๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ช๐˜จ๐˜ฏ๐˜ต๐˜บโ€ dan โ€œ๐˜ง๐˜ข๐˜ช๐˜ณ๐˜ฏ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ด.โ€

Saya akan tunjukkan mengapa cara berpikir ini ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ธ๐˜ถ๐˜ณโ€” dan hal ini juga yang saya bahas di Cokro TV kemarin (25/2) bersama Mas Akhmad Sahal.

****

Begini. Kita harus kembali ke kronologis ART itu sendiri, sejak 2 April 2025, ketika Presiden Trump melakukan ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ข ๐˜ฆ๐˜น๐˜ฑ๐˜ฐ๐˜ด๐˜ถ๐˜ณ๐˜ฆ di Gedung Putih.

Masih ingat dia menenteng dua papan โ€œdaftar dosaโ€ para mitra dagang AS (lihat ๐˜ด๐˜ญ๐˜ช๐˜ฅ๐˜ฆ terkait)?

Singkatnya pada papan itu, di kolom yang sebelah kiri adalah daftar tarif yang dikenakan negara-negara mitra dagang AS terhadap barang-barang AS yang masuk ke negara mereka masing-masing. Dalam hal Indonesiaโ€” menurut hitungan Trumpโ€”ย  kita mengenakan tarif 64% atas barang AS yang masuk di berbagai ๐˜ฑ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ต๐˜ด ๐˜ฐ๐˜ง ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜ญ๐˜ฐ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ Indonesia.

Tarif 64% inilah yang membuat Indonesia berdosa besar di mata Trump, karena mengakibatkan kerugian di pihak AS selama bertahun-tahun akibat defisit dagang dengan Indonesia sekitar USD 20 miliar per tahunnya. Di tahun 2024 saja, defisitnya USD 19,3 miliar.

Statistik ini yang membuat Indonesiaโ€” juga negara-negara mitra dagang lainnya dalam “daftar dosa” di kolom pertama ituโ€” tidak bisa membantah. Trump memang diatas angin sebagai pihak yang dizolimi para mitra dagangnya.

โ€œ๐˜Š๐˜ฐ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜ต๐˜ณ๐˜ช๐˜ฆ๐˜ด ๐˜ต๐˜ฉ๐˜ข๐˜ต ๐˜ธ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฆ ๐˜ณ๐˜ช๐˜ฑ๐˜ฑ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ถ๐˜ด ๐˜ฐ๐˜ง๐˜ง ๐˜ง๐˜ฐ๐˜ณ ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ค๐˜ข๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ด ๐˜ข๐˜ณ๐˜ฆ ๐˜ฏ๐˜ฐ๐˜ธ ๐˜ฑ๐˜ข๐˜บ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ถ๐˜ด ๐˜ฉ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฅ๐˜ด ๐˜ฐ๐˜ง ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ญ๐˜ญ๐˜ช๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ด ๐˜ฐ๐˜ง ๐˜ฅ๐˜ฐ๐˜ญ๐˜ญ๐˜ข๐˜ณ๐˜ด,” kata Trump, disambut aplaus keras para pendukung MAGA-nya. Dari sudut AS, ini memang dimensi retaliasi. Dalam GATT 1994 (dan kemudian WTO), modalitas tarif resiprokal memang didesain untuk digunakan sebagai kanal retaliasi.

Demikianlah realitasnya bagaimana Amerika melihat soal defisit perdagangan ini. Anda suka atau tidak, itu urusan Anda. ๐˜›๐˜ข๐˜ฌ๐˜ฆ ๐˜ช๐˜ต ๐˜ฐ๐˜ณ ๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ข๐˜ท๐˜ฆ ๐˜ช๐˜ต !

****

Tentu saja kita mendebat bahwa hitungan 64% itu salah, karena memasukkan faktor kerugian lainnya seperti manipulasi ๐˜ฆ๐˜น๐˜ค๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฆ ๐˜ณ๐˜ข๐˜ต๐˜ฆ mata uang dan hambatan dagang non-tarif seperti aturan TKDN.

Hitungan kita, seharusnya hanya berdasarkan tarif rata-rata riil, yang sekitar 7-9% saja.

Tetapi soal rekayasa finansial AS memang ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข ๐˜ญ๐˜ข๐˜ธ๐˜ข๐˜ฏ. Mereka ahli menghitung sarden busuk yang dikemas kinclong agar harga sahamnya lebih kinclong lagi.

๐˜š๐˜ถ๐˜ฃ๐˜ฑ๐˜ณ๐˜ช๐˜ฎ๐˜ฆ ๐˜ฎ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ต๐˜จ๐˜ข๐˜จ๐˜ฆ ๐˜ค๐˜ณ๐˜ช๐˜ด๐˜ช๐˜ด antara 2007โ€“2010 berjalan bersamaan dengan kritik bahwa inovasi finansial yang namanya ๐˜ฎ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ต๐˜จ๐˜ข๐˜จ๐˜ฆ-๐˜ฃ๐˜ข๐˜ค๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฅ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ค๐˜ถ๐˜ณ๐˜ช๐˜ต๐˜ช๐˜ฆ๐˜ดย  (MBS) dan ๐˜ค๐˜ฐ๐˜ญ๐˜ญ๐˜ข๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ข๐˜ญ๐˜ช๐˜ป๐˜ฆ๐˜ฅ ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ต ๐˜ฐ๐˜ฃ๐˜ญ๐˜ช๐˜จ๐˜ข๐˜ต๐˜ช๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ด (CDO) niscaya akan ๐˜ด๐˜ฑ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ข๐˜ฅ ๐˜ต๐˜ฉ๐˜ฆ ๐˜ณ๐˜ช๐˜ด๐˜ฌ ๐˜ต๐˜ฉ๐˜ณ๐˜ฐ๐˜ถ๐˜จ๐˜ฉ๐˜ฐ๐˜ถ๐˜ต ๐˜ต๐˜ฉ๐˜ฆ ๐˜จ๐˜ญ๐˜ฐ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ญ ๐˜ง๐˜ช๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ค๐˜ช๐˜ข๐˜ญ ๐˜ด๐˜บ๐˜ด๐˜ต๐˜ฆ๐˜ฎ.

Tidak ada yang menang dalam โ€œpros vs consโ€ matematika keuangan ini, sampai krisis itu sendiri akhirnya mengajarkan bahwa inovasi finansial MBS+CDO itu memang jahat banget. Sekalipun, harus diakui, memang pintar banget.

Kita masih ingat di masa itu, yang sengsara satu dunia, termasuk kita di Indonesia yang tidak ada urusannya.

Sekarang, Anda mau mendebat para ahli keuangan mereka sampai โ€œLebaran Kudaโ€ atau โ€œLebaran Kucingโ€? Yang mana?

Kembali ke tabel Trump. Jadi โ€œdosaโ€ kita adalah tarif 64% atas barang-barang AS yang masuk ke Indonesia, yang mengakibatkan defisit dagang sekitar USD 20 miliar per tahunnya. Ini artinya Trump punya hitungan akumulatifnya, kartu yang pasti dimainkan di meja negosiasi.

Tetapi faktanya AS hanya menerapkan tarif resiprokal sebesar 32% atas barang-barang kita yang masuk ke AS. Kalau retaliasi murni, kan seharusnya mereka juga menerapkan tarif 64%, dong? Ini tidak dilakukan.

Sekarang geser mata Anda ke kolom kedua berwarna kuning dibawah judul โ€œ๐˜œ๐˜š๐˜ˆ ๐˜‹๐˜ช๐˜ด๐˜ค๐˜ฐ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ฅ ๐˜™๐˜ฆ๐˜ค๐˜ช๐˜ฑ๐˜ณ๐˜ฐ๐˜ค๐˜ข๐˜ญ ๐˜›๐˜ข๐˜ณ๐˜ช๐˜ง๐˜ง.โ€ Kata โ€œ๐˜‹๐˜ช๐˜ด๐˜ค๐˜ฐ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ฅโ€ ini penting disoroti, karena di sinilah area permainan Trump di balik tarif resiprokal 32% untuk Indonesia.

Kata itu harus dibaca sebagai ruang negosiasi yang disediakan Trump. Silahkan datang ke Washington DC. Dan sudah kita lakukan, dan tarif resiprokalnya jadi 19%.

Mengapa tarif resiprokal 32% yang ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ด๐˜ค๐˜ฐ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ฅ ini penting? Sebab kalau AS juga menerapkan tarif 64% terhadap kita, itu namanya ๐˜€๐—ถ๐—บ๐—ฒ๐˜๐—ฟ๐—ถ๐˜€. ๐˜Ž๐˜ข๐˜ฎ๐˜ฆ ๐˜ฐ๐˜ท๐˜ฆ๐˜ณ. Dan ini bukan permainan yang mereka inginkan. Trump memang sejak awal merencanakan permainan yang ๐—ฎ๐˜€๐—ถ๐—บ๐—ฒ๐˜๐—ฟ๐—ถ๐˜€.

Dengan AS memainkan ๐˜€๐—ธ๐—ฒ๐—ป๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ๐—ผ ๐—ฎ๐˜€๐—ถ๐—บ๐—ฒ๐˜๐—ฟ๐—ถ๐˜€ โ€œ32% ke 19%,โ€ itu masih terkesan wajar, dan terkesan penuh welas asih. Sedangkan kalau skenarionya โ€œ64% ke 19%,โ€ selain menjadikannya ๐˜€๐—ธ๐—ฒ๐—ป๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ๐—ผ ๐˜€๐—ถ๐—บ๐—ฒ๐˜๐—ฟ๐—ถ๐˜€, ya, ๐˜ด๐˜ฑ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ข๐˜ฅ ๐˜ฐ๐˜ง ๐˜ฏ๐˜ฆ๐˜จ๐˜ฐ๐˜ต๐˜ช๐˜ข๐˜ต๐˜ช๐˜ฐ๐˜ฏ-nya kejauhan dong, sangat mencolok mata bahwa ini sandiwara belaka.

๐˜ž๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ญ, dunia diplomasi dagang memang ๐˜ต๐˜ฐ ๐˜ข ๐˜ค๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ต๐˜ข๐˜ช๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜จ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฆ adalah panggung sandiwara. Dia tidak lepas dari fragmen-fragmen dramatis yang direkayasa. Tetapi, ya, harus pakai otak juga.

Intinya, Trump memang sengaja menciptakan ๐˜ง๐˜ณ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ธ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ฌ negosiasi yang asimetris untuk menekan Indonesia (dan para negara mitra dagang lainnya).

Sekali lagi, jangan lupa, ๐˜ต๐˜ข๐˜ฌ๐˜ฆ ๐˜ช๐˜ต ๐˜ฐ๐˜ณ ๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ข๐˜ท๐˜ฆ ๐˜ช๐˜ต ! Dan kita sudah memilih ๐˜ต๐˜ข๐˜ฌ๐˜ฆ ๐˜ช๐˜ต.

***

Biasanya perjanjian dagang menggunakan kata โ€œ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ณ๐˜ต๐˜ฏ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ด๐˜ฉ๐˜ช๐˜ฑโ€œ atau โ€œkemitraanโ€, seperti dalam IEU-CEPA yang belum lama ini kita tandatangani bersama Uni Eropa. Ditulis lengkapnya begini:ย  Indonesia-European Union Comprehensive Economic ๐—ฃ๐—ฎ๐—ฟ๐˜๐—ป๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ต๐—ถ๐—ฝ Agreement.

Maka, kata โ€œaliansiโ€œ pada judul ๐˜›๐˜ฐ๐˜ธ๐˜ข๐˜ณ๐˜ฅ ๐˜ข ๐˜•๐˜ฆ๐˜ธ ๐˜Ž๐˜ฐ๐˜ญ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฏ ๐˜ˆ๐˜จ๐˜ฆ ๐˜ง๐˜ฐ๐˜ณ ๐˜ต๐˜ฉ๐˜ฆ ๐˜œ๐˜š โ€“ ๐˜๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ช๐˜ข ๐˜ˆ๐˜ญ๐˜ญ๐˜ช๐˜ข๐˜ฏ๐˜ค๐˜ฆ dalam ART kita bersama Amerika Serikat menjadi ๐˜ฑ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ค๐˜ถ๐˜ณ๐˜ด๐˜ฐ๐˜ณ bahwa memang Trump memposisikan dirinya di atas angin. Dia memang sedang menekan mitra dagangnya.

Ini logika โ€œ๐˜ฆ๐˜ช๐˜ต๐˜ฉ๐˜ฆ๐˜ณ-๐˜ฐ๐˜ณโ€ bukan โ€œ๐˜ฃ๐˜ฐ๐˜ต๐˜ฉ-๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅโ€ khas orang-orang Republikan. Kalau di zaman Presiden Bush dulu ekspresinya: โ€œ๐˜Œ๐˜ช๐˜ต๐˜ฉ๐˜ฆ๐˜ณ ๐˜บ๐˜ฐ๐˜ถโ€™๐˜ณ๐˜ฆ ๐˜ธ๐˜ช๐˜ต๐˜ฉ ๐˜ถ๐˜ด, ๐˜ฐ๐˜ณ ๐˜บ๐˜ฐ๐˜ถโ€™๐˜ณ๐˜ฆ ๐˜ธ๐˜ช๐˜ต๐˜ฉ ๐˜ต๐˜ฉ๐˜ฆ ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ณ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ช๐˜ด๐˜ต๐˜ด.โ€

Kok sekarang bisa ada di antara kita yang mikir posisi negosiasi-nya harus simetris?

Kalau mau simetris ya ambil posisi retaliasi dalam modalitas resiprokal juga. Terapkan saja tarif 32% ke barang-barang AS yang masuk ke Indonesia. Habis perkara!

Pertanyaannya: Apakah kita berani jadi sebodoh itu?

Beranikah kita menciptakan pengangguran sebanyak 4-5 juta orang di sektor-sektor produk unggulan ekspor kita (๐—ฎ๐—ธ๐—ถ๐—ฏ๐—ฎ๐˜ ๐˜๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ๐—ณ ๐Ÿฏ๐Ÿฎ% ๐—ธ๐—ฒ ๐—ฝ๐—ฎ๐˜€๐—ฎ๐—ฟ ๐—”๐—ฆ)? Juga, beranikah kita menciptakan inflasi domestik atas produk-produk yang menggunakan barang AS, seperti gandum misalnya (๐—ฎ๐—ธ๐—ถ๐—ฏ๐—ฎ๐˜ ๐˜๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ๐—ณ ๐—ฟ๐—ฒ๐˜๐—ฎ๐—น๐—ถ๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐Ÿฏ๐Ÿฎ% ๐—ธ๐—ฒ ๐—ฝ๐—ฎ๐˜€๐—ฎ๐—ฟ ๐—œ๐—ป๐—ฑ๐—ผ๐—ป๐—ฒ๐˜€๐—ถ๐—ฎ)?

Ini kan artinya kita menciptakan krisis sosial-ekonomi yang ujungnya adalah krisis politik.

JHW,ย  Pertapaan Tegalrejo

๐—ฃ๐—ฆ: Terkait soal โ€œ๐˜Œ๐˜ฒ๐˜ถ๐˜ช๐˜ท๐˜ข๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ต ๐˜™๐˜ฆ๐˜ด๐˜ต๐˜ณ๐˜ช๐˜ค๐˜ต๐˜ช๐˜ท๐˜ฆ ๐˜Œ๐˜ง๐˜ง๐˜ฆ๐˜ค๐˜ตโ€ atau โ€œefek pembatasan yang setaraโ€ yang memiliki implikasi terhadap prinsip politik bebas aktif kita (๐˜จ๐˜ฆ๐˜ฐ๐˜ฑ๐˜ฐ๐˜ญ๐˜ช๐˜ต๐˜ช๐˜ค๐˜ข๐˜ญ ๐˜ช๐˜ฎ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ค๐˜ต), akan saya bahas dalam tulisan tersendiri. Namun, di Cokro TV kemarin hal ini saya bahas. Intinya, hal ini terkait dengan โ€œpasal sapuย  jagatโ€ yang menjadi landasan ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ด๐˜ฑ๐˜ถ๐˜ต๐˜ฆ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ต๐˜ต๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ต di antara para pihak dalam ART terkait.

Pos terkait