Borong-Beritafajartimur.com – Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, dengan tegas mengingatkan para pejabat di lingkup pemerintahannya untuk kembali ke bangku kuliah.
Pesannya jelas: demi kemajuan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik, para Kepala Dinas, Kepala Bidang, Kepala Puskesmas Pembantu (Pustu), serta pejabat terkait, wajib menempuh pendidikan Strata 1 (S1).
Hal ini disampaikan saat Bupati membuka Rapat Advokasi, Koordinasi, dan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Tim Pembina Posyandu, Puskesmas, Camat, PPK, dan mitra pengelola Pustu serta Posyandu. Kegiatan tersebut digelar di Borong, Kamis, 12 Juni 2025, sebagai bagian dari transformasi layanan kesehatan primer di Kabupaten Manggarai Timur.
“Sekarang kita bukan daerah tertinggal lagi. Jadi, standar pendidikan juga harus naik. Pejabat yang belum S1, mohon maaf—non job,” tegas Bupati Agas disambut suasana hening.
Ia bahkan sempat langsung menanyai beberapa pimpinan OPD dan kepala Puskesmas tentang latar belakang pendidikan terakhir mereka. Bagi yang belum mengantongi gelar sarjana, Bupati memberi saran tegas namun solutif.
“Itu ada Universitas Terbuka (UT), manfaatkan! Kuliah lagi. Ini demi karier kalian dan masa depan pelayanan kita,” lanjutnya.
Bupati Agas menekankan bahwa pendidikan bukan sekadar formalitas, tapi fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang kompeten, profesional, dan adaptif. Di tengah perubahan dan tuntutan pelayanan publik yang makin kompleks, pejabat pemerintah dituntut untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri.
“Bukan soal politik atau Pilkada. Ini aturan,” ujarnya.
Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah Kabupaten Manggarai Timur tengah serius memperkuat kualitas aparatur melalui peningkatan kompetensi dimulai dari hal paling mendasar.
Beredar kabar, Bupati Matim akan segera merombak jabatan sejumlah pimpinan OPD dan pemangku jabatan strategis lainnya di Kabupaten Manggarai Timur dalam waktu dekat.(BFT/BOR/Ardi)





