BERITAFAJARTIMUR.COM (Borong-MATIM) Penjabat (Pj) Bupati Manggarai Timur, Ir. Boni Hasudungan, secara simbolis melakukan peletakan batu pertama dalam proyek pembangunan ruas jalan dan jembatan Liang Niki di Kecamatan Rana Mese, yang menghBERITAFAJARTIMUR.COMubungkan Desa Satar Lahing dan Lalang.
Proyek ini bertujuan untuk memperbaiki akses infrastruktur dan mempermudah mobilitas masyarakat setempat.
Pejabat Bupati Manggarai Timur, Boni Hasudungan menjelaskan bahwa proyek jembatan ini pertama kali dianggarkan pada tahun 2017 melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Manggarai Timur.
Peningkatan pada ruas jalan yang terletak di Sp. Golo Mongkok-Satar Lahing-Torok Golo-Kawit tersebut kembali diusulkan pada 2021, namun tertunda akibat kendala terkait kepemilikan lahan serta refocusing anggaran akibat pandemi COVID-19.
“Menghadapi situasi tersebut, Pemerintah Daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan pendekatan dengan masyarakat untuk menemukan solusi. Akhirnya, disepakati bahwa akses jalan akan dialihkan melalui lahan milik PLTMH Wae Musur, setelah mendapatkan persetujuan dari pihak terkait,” ungkap Ir. Boni Hasudungan.
Proyek peningkatan jalan ini, kata Boni lebih lanjut, secara bertahap dimulai kembali pada tahun 2022 dengan peningkatan sepanjang 900 meter, namun masih tersisa sekitar 1,3 kilometer.
Pada 2023, dalam penyusunan Anggaran 2024, Pemerintah Kabupaten kembali mengusulkan peningkatan jalan di lokasi jembatan Wae Musur-Liang Niki dengan pagu anggaran sebesar Rp. 1,3 miliar.
“Hari ini, melalui acara simbolis peletakan batu pertama dan ritus adat, kami memulai pekerjaan peningkatan jalan sepanjang 1,3 kilometer ini.”
“Harapannya, akses jalan ini dapat memaksimalkan fungsi jembatan sehingga masyarakat di Desa Satar Lahing dan Lalang dapat menikmati manfaat dari infrastruktur yang lebih baik,” lanjutnya.
Selain kegiatan tersebut, Pj Bupati juga menyempatkan diri mengunjungi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Wae Musur yang selama ini melayani kebutuhan listrik di wilayah Kecamatan Rana Mese.
Proyek ini diharapkan tidak hanya meningkatkan konektivitas antar wilayah, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan ekonomi masyarakat dengan memperlancar distribusi barang dan jasa.(BFT/BOR/Red/Ardi)





