BERITAFAJARTIMUR.COM (Ruteng-MANGGARAI) | Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Manggarai diduga melakukan Final Hand Over (FHO) atau Serah Terima Akhir pengerjaan proyek lapen tahun anggaran 2020 dengan kondisi rusak parah di ruas jalan Lingkar Luar Kota Ruteng di Konggang, Kelurahan Waso, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai. Serah terima akhir pengerjaan dilakukan pada akhir bulan Desember tahun 2021.
Gregorius, warga kelurahan Waso kepada media ini menyampaikan, pada tahun 2020 sekitar bulan Oktober ada pengerjaan aspal di Konggang tempatnya di Waso Pong. Waktu pengerjaan dilakukan dalam kondisi hujan lebat.
“Ini proyek dikerjakan tahun 2020 Pak. Waktu itu mereka kerja siram aspal dengan kondisi hujan lebat. Saya lihat waktu itu, kebetulan jalan itu tepat depan rumah saya,” ujarnya.
Ia juga mengatakan, empat bulan setelah pengerjaan sudah kembali rusak dan tidak ada kegiatan perbaikan sampai sekarang. Sampai sekarang kondisi ruas jalan tersebut sudah semakin parah.
“Tidak lama mereka kerja ini jalan sudah kembali rusak, hanya bertahan empat bulan saja dan sampai sekarang tidak ada perbaikan,” ungkapnya.
Saat tanya tentang masa pemeliharaan pekerjaan selama satu tahun, Gregorius mengungkapkan, kalau ada pemeliharaan pasti ada perbaikan akan tetapi selama satu tahun tidak ada kegiatan perbaikan jalan itu.
“Selama tahun 2021 saya tidak ada lihat orang datang perbaiki ini jalan rusak, apalagi rusaknya depan rumah saya,” tutupnya.
Terpisah, Panitia Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Manggarai Melki Muardi melalui sambungan seluler mengungkapkan, pengerjaan peningkatan ruas jalan Waso- Konggang dilaksanakan pada Tahun 2020 tetapi ada perubahan 100 Meter dan dilanjutkan pengerjaan Tahun 2021 sampai lintas luar oleh Alfons sebagai kontraktornya.
“Tahun 2020 ada perubahan 100 Meter lanjut Tahun 2021 Om Alfons sampai lintas luar. Kami sekarang lagi monitoring untuk pemeliharaan paket 2021. Terima kasih infonya. Besok teman-teman akan cek lokasi,” tutupnya.(BFT/RUT/Tim)





