Berita Fajar Timur
Advertisement
  • Home
  • TNI, POLRI & HANKAM
  • Daerah
  • NASIONAL & INTERNASIONAL
  • AGAMA, SOSIAL, BUDAYA & ORGANISASI
    • Hukum & Kriminal
    • Pendidikan, Olah Raga & Kesehatan
  • EKONOMI, BISNIS & PERDAGANGAN
    • Politik
    • Pendidikan
    • Pariwisata, Petualangan dan Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • TNI, POLRI & HANKAM
  • Daerah
  • NASIONAL & INTERNASIONAL
  • AGAMA, SOSIAL, BUDAYA & ORGANISASI
    • Hukum & Kriminal
    • Pendidikan, Olah Raga & Kesehatan
  • EKONOMI, BISNIS & PERDAGANGAN
    • Politik
    • Pendidikan
    • Pariwisata, Petualangan dan Kuliner
No Result
View All Result
Berita Fajar Timur
No Result
View All Result
Home Agama, Sosial, Budaya, Organisasi

Feminis Berkumpul di Bali Untuk Mengkritisi Bank Dunia & Dana Moneter Internasional

beritafajar by beritafajar
14 Oktober 2018
in Agama, Sosial, Budaya, Organisasi, Nasional & Internasional
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on Facebook

Bali, Indonesia, Beritafajartimur.com
14 Oktober 2018
Sore hari kemarin, sekitar 50 organisasi hak perempuan, organisasi akar rumput, organisasi petani dan buruh dari seluruh Asia berkumpul di Pantai Padang Galak di Bali, Indonesia untuk mengkritisi Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) dalam sebuah upacara khas Bali bernama Upacara Larung. Selama upacara, para perempuan yang terkena dampak dari proyek pembangunan yang dibiayai Bank Dunia atau didukung oleh IMF, melarungkan hal-hal jahat yang disebabkan oleh kedua lembaga internasional tersebut dan mengucapkan doa dan harapan untuk masa depan yang lebih baik. Hal ini dilakukan dengan secara simbolis memberikan sesajen khas Bali di laut.

Sringatin, Ketua dari Serikat Pekerja Migran Indonesia yang ditemui, Sabtu (14/10/2018), mengatakan, “Selama berpuluh-puluh tahun Bank Dunia dan IMF memfasilitasi perampasan lahan, memprivatisasi layanan publik dan melemahkan kebijakan perlindungan untuk buruh. Hal ini menyebabkan perempuan kehilangan lahan, menderita dari layanan publik yang sangat mahal, sehingga mereka terpaksa melakukan pekerjaan informal atau bermigrasi ke luar negeri.”

Wardarina, Staf Program dari Asia Pacific Forum on Women, Law and Development (APWLD) berkata, “Bank Dunia dan IMF sering sekali mengabaikan dampak politik, sosial dan ekonomi dari kebijakan-kebijakan mereka terhadap masyarakat, terutama pada perempuan yang bekerja sebagai petani, buruh migran, perempuan miskin dan masyarakat adat. Kedua lembaga tersebut merampas sumber daya kita yang harusnya menjadi bagian dari perlindungan sosial kita.”
“Harapan kita dengan melakukan upacara ini adalah supaya dunia dapat mengerti perjuangan kita yang sebagai perempuan hadapi setiap saatnya. Kita ingin mengundang semua orang untuk bersatu bersama kita dan melindungi hak-hak kita. Kita ingin memaparkan bahwa proyek ‘pembangunan’ yang dilakukan Bank Dunia dan IMF itu salah dan bukan pembangunan yang perempuan inginkan,” kata Titi Soentoro dari Aksi for Gender, Social and Ecological Justice, Indonesia, yang juga merupakan anggota APWLD.

Upacara Tolak Bala akan diikuti oleh acara Feminist Carnival yang akan dilaksanakan tanggal 14 Oktober, dimana nanti masyarakat perempuan akan memaparkan testimoni mereka soal pengusiran paksa, perampasan tanah, dan minimnya akses untuk layanan publik. Testimoni ini akan dipaparkan
dalam berbagai bentuk seperti orasi, pembacaan puisi dan pertunjukkan seni.
Berbagai organisasi hak perempuan menentang keras neoliberalisme yang didorong oleh Bank Dunia dan IMF karena hal ini hanya akan memperburuk jurang ketidaksetaraan kita dan menyebabkan pelanggaran hak perempuan. Kami meminta pemerintah-pemerintah dunia untuk bergerak menuju
model ekonomi yang adil dan berkelanjutan, yaitu Keadilan Pembangunan, yang mengutamakan
kepentingan masyarakat dan melindungi hak asasi kita.

Tentang APWLD

Asia Pacific Forum on Women, Law and Development (APWLD) adalah sebuah jaringan organisasi hak perempuan dan aktivis akar rumput di seluruh Asia Pasifik. Kami memiliki 235 anggota yang
mewakilkan perempuan dari 27 negara di Asia Pasifik. Selama 32 tahun, APWLD telah bekerja dengan aktif untuk memperjuangkan hak perempuan dan Keadilan Pembangunan. Kami adalah organisasi independen, non-pemerintah, non-profit dan memiliki status konsultatif dengan Dewan Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Penulis : Andita Listyarini
Editor : Donny Parera

Previous Post

Penyelenggaraan AM IMF-WB Sukses, Menko Luhut : Indonesia Naikkan Standar Baru Dunia

Next Post

Sejumlah Perwakilan Organisasi dan Komunitas Bertemu Sekjen KLHK dan Perwakilan Pemerintah Inggris di Tahura Ngurah Rai Bali

beritafajar

beritafajar

Next Post

Sejumlah Perwakilan Organisasi dan Komunitas Bertemu Sekjen KLHK dan Perwakilan Pemerintah Inggris di Tahura Ngurah Rai Bali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Polsek Lembor Limpahkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak ke Kejaksaan, Terancam 9 Tahun Penjara

Polsek Lembor Limpahkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak ke Kejaksaan, Terancam 9 Tahun Penjara

10 Juli 2026
Deretan Kasus LS Yang Kini DPO Penganiayaan Bersama-sama

Deretan Kasus LS Yang Kini DPO Penganiayaan Bersama-sama

10 Mei 2026
Uang Turis Rp 85 Juta Diduga Digelapkan Agen Travel, Nama Labuan Bajo Kembali Tercoreng

Uang Turis Rp 85 Juta Diduga Digelapkan Agen Travel, Nama Labuan Bajo Kembali Tercoreng

10 Mei 2026
Empat Tahun KSP Kopdit Pasar Lembor: Dari Koperasi Muda Menjadi “Rumah Bersama” Warga

Empat Tahun KSP Kopdit Pasar Lembor: Dari Koperasi Muda Menjadi “Rumah Bersama” Warga

11 Mei 2026

Hello world!

1
Kasus Sembuh Covid-19 Bertambah 17 Orang di Denpasar, Kasus Positif Bertambah 18 Orang

Kasus Sembuh Covid-19 Bertambah 17 Orang di Denpasar, Kasus Positif Bertambah 18 Orang

1
Askot PSSI Denpasar Tancap Gas, Tuntaskan Program Jelang Akhir Tahun 2023

Askot PSSI Denpasar Tancap Gas, Tuntaskan Program Jelang Akhir Tahun 2023

1

Cabo Basket Porprov Mulai Dipertandingkan

0
OJK Lakukan Penyidikan dan Sita Aset Perkara Tindak Pidana PT Asuransi Jiwa Prolife Indonesia 

OJK Lakukan Penyidikan dan Sita Aset Perkara Tindak Pidana PT Asuransi Jiwa Prolife Indonesia 

10 Juli 2026
Buka Rakerda REI, Gubernur Koster Ajak Developer Perumahan Bangun Hunian Bali Hemat Lahan

Buka Rakerda REI, Gubernur Koster Ajak Developer Perumahan Bangun Hunian Bali Hemat Lahan

10 Juli 2026
Tujuh Tahun Rusak, Akses Jalan Menuju Kawasan Mawar Jingga di Desa Gorontalo Dikeluhkan Warga

Tujuh Tahun Rusak, Akses Jalan Menuju Kawasan Mawar Jingga di Desa Gorontalo Dikeluhkan Warga

10 Juli 2026
Polsek Lembor Limpahkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak ke Kejaksaan, Terancam 9 Tahun Penjara

Polsek Lembor Limpahkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak ke Kejaksaan, Terancam 9 Tahun Penjara

10 Juli 2026

Recent News

OJK Lakukan Penyidikan dan Sita Aset Perkara Tindak Pidana PT Asuransi Jiwa Prolife Indonesia 

OJK Lakukan Penyidikan dan Sita Aset Perkara Tindak Pidana PT Asuransi Jiwa Prolife Indonesia 

10 Juli 2026
Buka Rakerda REI, Gubernur Koster Ajak Developer Perumahan Bangun Hunian Bali Hemat Lahan

Buka Rakerda REI, Gubernur Koster Ajak Developer Perumahan Bangun Hunian Bali Hemat Lahan

10 Juli 2026
Tujuh Tahun Rusak, Akses Jalan Menuju Kawasan Mawar Jingga di Desa Gorontalo Dikeluhkan Warga

Tujuh Tahun Rusak, Akses Jalan Menuju Kawasan Mawar Jingga di Desa Gorontalo Dikeluhkan Warga

10 Juli 2026
Polsek Lembor Limpahkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak ke Kejaksaan, Terancam 9 Tahun Penjara

Polsek Lembor Limpahkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak ke Kejaksaan, Terancam 9 Tahun Penjara

10 Juli 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Box Redaksi
Berita Fajar Timur

2025 @ Berita Fajar Timur

No Result
View All Result
  • Home
  • TNI, POLRI & HANKAM
  • Daerah
  • NASIONAL & INTERNASIONAL
  • AGAMA, SOSIAL, BUDAYA & ORGANISASI
    • Hukum & Kriminal
    • Pendidikan, Olah Raga & Kesehatan
  • EKONOMI, BISNIS & PERDAGANGAN
    • Politik
    • Pendidikan
    • Pariwisata, Petualangan dan Kuliner

2025 @ Berita Fajar Timur