Beritafajartimur.com (Denpasar-Bali)
Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota periode 2021-2025 Nomor Urut 2 Gede Ngurah Ambara Putra dan Made Bagus Kertha Negara yang lebih dikenal Paslon Amerta mengunjungi pasar-pasar disekitar Kota Denpasar untuk menyerap aspirasi masyarakat. Minggu pagi sekitar pukul 6.00 Wita (09/11/2020) Paslon AMERTA mengunjungi Pasar Agung Peninjoan di Penatih dan pasar Anyar Sari, Ubung, Denpasar Barat.
Ketika turun ke pasar-pasar, Paslon AMERTA yang diusung tiga partai papan atas Partai Golkar, Nasdem dan Demokrat menuai banyak simpati dan dukungan masyarakat Kota Denpasar, baik pedagang maupun pembeli. Saat jumpa masyarakat, Paslon AMERTA banyak sekali menerima masukan, keluhan dan mendengarkan aspirasi dari pedagang dan masyarakat Kota Denpasar yang pada umumnya mengeluhkan tentang kehidupan mereka yang sulit akibat wabah pandemi coronavirus (Covid-19). Adanya keluhan ini menjadi semangat tersendiri bagi Paslon AMERTA untuk memenangkan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Denpasar pada 9 Desember 2020 yang akan datang. Apalagi sambutan masyarakat terhadap Paslon ini begitu antusias. Selain itu mereka juga menginginkan perubahan melalui pergantian pucuk pimpinan Kota Denpasar. Dan inilah saatnya untuk menjemput perubahan tersebut yakni di Pilwali Kota Denpasar.
“Tujuan utama dari Paslon AMERTA sudah tertuang dalam program visi-misi yakni bisa menuju Denpasar Berseri (Bersih, Sehat, Sejahtera dan Indah), Smart City, Berbudaya dan Berdaya Saing,” jelas Calon Walikota Denpasar Gede Ngurah Ambara Putra.
“Sektor yang harus terus dikembangkan dan diberdayakan yakni Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Memang kondisi ditengah Pandemi Covid-19 yang hampir banyak menjadi keluhan pedagang adalah sepinya pengunjung dan menurunnya daya beli masyarakat,” tambahnya.
Maka menurut Ambara, langkah untuk menggairahkan geliat usaha UMKM melalui upaya terobosan baru dalam hal pemasaran karena kalau pedagang hanya menunggu pembeli tentu tidak akan bisa bersaing di era globalisasi. Pedagang mestinya menawarkan barang dagangannya melalui E marketing di media sosial.
“Dengan memanfaatkan E Marketing maka pedagang tidak perlu menunggu kedatangan pembeli ke lapaknya tapi mereka bisa bertransaksi lewat media tersebut,” ujarnya.
Terkait retribusi pasar yang jumlahnya cukup besar kalau dikelola tanpa sistem digital akan menimbulkan banyak celah penyimpangan. Dijaman sekarang ini sistem komputerisasi sudah wajib diterapkan dalam berbagai bidang.
“Jika Paslon AMERTA dipercaya dan dipilih masyarakat untuk menjadi Walikota Denpasar tentu akan terus berbenah dan berbuat sesuatu agar masyarakat Kota Denpasar lebih baik. Ingat ini sudah menjadi komitmen dan janji kami. Jika dalam kurun waktu 2 tahun tidak terealisasi. Kami siap mundur,” tegasnya.
Ngurah Ambara juga menyampaikan kedepannya agar para pedagang juga merasakan sentuhan program visi-misi Paslon AMERTA yang benar-benar merakyat .
“Saya nanti akan khususkan untuk para pedagang agar omzet penjualan terus naik lewat penerapan sistem digitalisasi di semua bidang. Apalagi sekarang sudah masuk era modern tentu sistem digitalisasi akan lebih diprioritaskan untuk kemajuan Kota Denpasar kedepannya,” imbuhnya.
Sementara, Calon Wakil Walikota Denpasar Made Bagus Kertha Negara selama turun ke pasar-pasar banyak pedagang yang mengeluhkan beratnya biaya retribusi yang harus dibayar pedagang seperti biaya kontrak/sewa lapak baik yang kontrak bulanan maupun tahunan dan ada lagi biaya lainnya yang kurang jelas.
“Kalau kami dipilih dan dipercaya masyarakat Kota Denpasar tentu kondisi seperti ini yang harus kita benahi dari sisi manajemen pasar. Jangan sampai pedagang yang sudah susah ekonominya tambah dibuat susah lagi,” ujarnya.
Pihaknya tiada henti mengingatkan supaya masyarakat selalu menjaga kesehatan dengan baik dalam menjalankan aktivitas terutama pada saat berjualan di pasar dengan mematuhi 3 M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak).
“Masyarakat harus jeli memilih pemimpin, Paslon AMERTA jadi Walikota dan Wakil Walikota Denpasar terpilih mari bersama-sama buat perubahan untuk menjadikan Kota Denpasar maju dan Berseri. Maka pilihlah nomor 2,” pungkasnya.(BFT/DPS/PUT/DON)











