Labuan Bajo Jadi Venue Layar PON 2028, KONI Mabar Siap Kawal Persiapan

Beritafajartimur.com (LABUAN BAJO) — Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dipastikan menjadi lokasi penyelenggaraan cabang olahraga (cabor) layar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Pengurus Besar Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (PB Porlasi) menilai kawasan pesisir Labuan Bajo memenuhi standar teknis untuk mendukung pelaksanaan pertandingan.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PB Porlasi, Wirontono Wardojo, setelah meninjau kawasan Marina hingga Pantai Gorontalo, Jumat (16/10/2026). Peninjauan juga mencakup perairan sekitar Pulau Kelor, Pantai Pede, hingga kawasan Hotel Atlantis, Hotel Jayakarta, dan Sudamala untuk menentukan lokasi paling ideal.

Wirontono mengatakan, kawasan yang ditinjau memenuhi standar PB Porlasi. Keterbatasan bangunan permanen di lokasi juga dapat diatasi dengan penggunaan tenda yang dilengkapi fasilitas pendukung sesuai kebutuhan operasional.

Hasil peninjauan tersebut telah dilaporkan kepada Penjabat Sekretaris Daerah Manggarai Barat, Pius Baut. Cabor layar PON 2028 diproyeksikan diikuti maksimal 110 peserta dari babak kualifikasi, ditambah kuota atlet tuan rumah NTT dan NTB.

KONI Mabar Siap Kawal Persiapan

Sekretaris KONI Manggarai Barat, Rofinus Edison Risal, menyambut positif kepastian tersebut. Menurutnya, penyelenggaraan cabor layar PON 2028 merupakan momentum strategis untuk meningkatkan prestasi olahraga sekaligus memperkenalkan potensi bahari Labuan Bajo di tingkat nasional.

KONI Manggarai Barat siap mengawal koordinasi bersama pemerintah daerah, pengurus cabang olahraga, dan pemangku kepentingan lainnya, terutama terkait kesiapan fasilitas pertandingan, sarana pendukung, sumber daya manusia, serta kebutuhan teknis penyelenggaraan.

Rofinus juga berharap ajang nasional ini memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui peningkatan aktivitas perhotelan, transportasi, kuliner, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pemprov NTT Siapkan Anggaran Rp75 Miliar

Dukungan anggaran disampaikan Ketua Fraksi PSI DPRD NTT, Junaidin Mahasan. Ia menyebutkan Pemerintah Provinsi NTT telah menyiapkan anggaran Rp75 miliar melalui skema penyertaan modal untuk mendukung penyelenggaraan PON 2028, dengan alokasi Rp25 miliar setiap tahun hingga 2028 untuk seluruh cabang olahraga.

“Bukan saja sebagai tuan rumah, kita juga harus juara,” tegas Junaidin.

Ia optimistis penyelenggaraan PON akan mendorong perputaran ekonomi daerah, khususnya Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata unggulan Indonesia.

Kepastian Labuan Bajo sebagai venue layar PON 2028 diharapkan menjadi momentum bagi Manggarai Barat untuk memperkuat pembinaan olahraga prestasi, meningkatkan promosi wisata bahari, serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Sinergi pemerintah, PB Porlasi, KONI, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci menyukseskan penyelenggaraan tersebut.(BFT/LBJ/RED/Yoflan)

Pos terkait