Beritafajartimur.com (Gianyar)
Ditengah guyuran hujan sejak pagi, dalam rangka pengawasan dan evaluasi (Wasev) pelaksanaan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 108 TA 2020, Paban V Bakti TNI Kolonel Inf I Kadek Subawa, mengunjungi TMMD Kodim Gianyar di Desa Buahan, Kec Payangan, Kabupaten Gianyar, Selasa (21/7/2020).
Paban V Bakti TNI AD Kolonel Inf Kadek Subawa beserta rombongan tiba di lokasi pada pukul 10.00 pagi Wita.
Bupati Gianyar, Agus Mahayastra dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II Bidang Ekonomi Setda Gianyar I Made Suradnya memberi Apresiasi kepada TNI AD dan semua komponen masyarakat terhadap pelaksanaan TMMD yang diselenggarakan di wilayahnya.
Bupati Gianyar menyatakan bahwa untuk melaksanakan TMMD ini perlu koordinasi antar semua pihak dan meyakini dengan disiplin TNI semua bisa dikerjakan dengan baik.
“Adanya TMMD ini sangat membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan program yang dilakukan berupa pengerjaan fisik berupa pembangunan jalan yang menghubungkan Desa Buahan dan Desa Kerta. Sedangkan pekerjaan non fisik dilaksanakan pembinanaan mental, ideologi negara, kesehatan terutama kebersihan diri sendiri dan lingkungan pada saat menghadapi wabah Covid-19 saat ini,” papar Bupati Gianyar Agus Mahayastra.
Menurut Bupati, kehadiran Paban V Bakti TNI AD, dalam rangka Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) sebagai wahana untuk melihat pelaksanaan TMMD kali ini sehingga ke depannya dapat dilakukan pembenahan atau perbaikan.
Sementara, Dansatgas TMMD Kodim 1616/Gianyar Letkol Inf Frandi Siboro memaparkan bahwa Pembangunan akses jalan yang menghubungkan Desa Buahan dan Desa Kerta didasarkan usulan masyarakat setempat atas pertimbangan antara lain untuk memperpendek jarak tempuh jarak dari Desa Singaperang ke Banjar Saren dari 35 Km menjadi 4 km. Demikian pula jarak tempuh bagi akses pendidikan menjadi hanya 3 km. Termasuk pula akses upacara keagamaan utamanya untuk pemakaman.
Dengan dibangunnya akses jalan ini, ke depan dalam rangka Pengembangan perekonomian dan pariwisata di Desa Kerta yang kini sudah ada DTW Kebun Raya, tentunya akan memberi nilai tambah untuk meningkatkan kesejahtean masyarakat setempat,” jelas Dandim Frandi Siboro.
Adapun Sasaran fisik TMMD Kodim Gianyar berupa pembangunan Jalan yang dibangun sepanjang 2359 meter, jembatan panjang 10 meter dengan lebar 7 meter dan juga membangun box culvert serta block sinklup.
Semuanya dikerjakan dengan melibatkan partisipasi masyarakat.
Kegiatan non-fisik berupa pembekalan wawasan kebangsaan dan berbagai penyuluhan, termasuk penanganan COVID-19 yang melibatkan warga masayarakat 2 desa.
“Sedangkan Nilai manfaat dari aspek kesejahteraan yaitu membuka akses daerah Gianyar menuju shortcut Bedugul dan Kebun Raya. Akses pendidikan dan perekonomian semakin menggeliat di wilayah desa-desa tersebut. Sementara, dari aspek pertahanan Keamanan adalah dalam rangka penyiapan wilayah pertahanan di darat,” ungkap Dandim Frandi Siboro.
Dilain pihak, Paban V Bakti TNI AD Kolonel Inf I Kadek Subawa mengatakan terima kasih kepada Bupati Gianyar dan jajarannya serta tokoh agama/tokoh masyarakat termasuk media terhadap dukungan pelaksanaan TMMD ke 108 di Kodim 1616/ Gianyar sehingga dilaksanakan dengan baik.
“Pada kesempatan yang baik ini, saya atas nama Kepala Staf TNI-AD selaku PJO TMMD mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan SKPD Kabupaten Gianyar, tokoh agama, tokoh masyarakat dan rekan-rekan media online, televisi dan media cetak atas dukungannya terhadap program TMMD sehingga kegiatan ini dapat terlaksana di tengah situasi pandemi COVID-19,” ungkapnya.
“Maksud kedatangan Wasev untuk pengawasan dan evaluasi termasuk mendapatkan saran masukan dari semua pihak agar pelaksanaan TMMD semakin baik,” kata Paban V Bakti TNI AD Kolonel Inf Kadek Subawa.
TMMD, merupakan program lintas sektoral yang melibatkan Lembaga Kementerian, Lembaga Negara Non Kementerian serta pemerintah daerah dan perencanaan melalui proses Buttom up dengan melihat aspirasi dari masyarakat.
Menurut dia, kondisi TMMD, saat ini dalam Pandemi COVID-19, yang mengharuskan kita berperilaku secara khusus termasuk berpengaruh pada pelaksanaan satgas TMMD yang awalnya direncanakan 50 Satgas tetapi karena Pandemi COVID-19 berkurang menjadi 44 Satgas.
“Pada dasarnya pelaksanaan TMMD merupakan amanah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu kepada seluruh Satgas TMMD jadikan kegiatan ini sebagai ibadah dan amal kita untuk melakukan yang terbaik buat masyarakat,” pintanya.(BFT/GIA/Donny Parera)





