Pangdam IX/Udayana Tindak Tegas Anggota yang tidak Netral dalam Pemilu

BERITAFAJARTIMUR.COM (Denpasar-BALI) | Panglima Kodam (Pangdam) IX/Udayana Mayjen TNI Harfendi, S.I.P.,MSc., menegaskan Anggota TNI tetap Netral dalam Pemilu serentak yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024. Hal tersebut ditegaskan Pangdam saat jumpa puluhan wartawan di Makodim Badung, Senin, 5 Februari 2024.

“Ini sudah jelas sesuai perintah atas kita semua anggota TNI harus netral. Dan kalau ada anggota yang tidak netral, disini kita punya Posko supaya masyarakat bisa melaporkan. Kita akan tindak tegas sesuai aturan di TNI. Hal itu juga sesuai tingkat pelanggarannya,” tegas Pangdam.

Terkait situasi keamanan di wilayah Kodam IX/Udayana di 3 Provinsi masing-masing Provinsi Bali, NTB dan NTB menjelang Pemilu Serentak, baik Pileg maupun Pilpres dikatakan Pangdam masih kondusif, aman terkendali. “Tadi pagi kita rapat koordinasi bersama pemerintah, untuk sementara situasinya di Bali, khususnya tetap kondusif,” ujar Pangdam.

Menjawab wartawan apakah ada wilayah Kabupaten/Kota di Bali yang perlu mendapat perhatian khusus dari aparat untuk pengendalian keamanan? Dikatakan Pangdam,” Tidak ada wilayah khusus. Semua wilayah kita perhatikan supaya Pemilu ini bisa berjalan dengan baik, LUBER (langsung, umum, bebas dan rahasia,” ujar Pangdam, seraya menambahkan,” Jangan sampai ada konflik hukum dalam Pemilu ini hingga ke MK,” harap Pangdam.

Sementara terkait program yang menyentuh kepentingan masyarakat, di mana Kodam Udayana sesuai Program atas selaku pelaksana menjelaskan akan terus melanjutkan program strategis berupa penghijauan dan program pompa hidram di beberapa wilayah hukum Kodam IX/Udayana di 3 Provinsi. “Ya untuk program penghijauan, kita sudah melakukan penanaman pohon di sekitar Danau Batur, Kecamatan Kintamani-BANGLI. Lalu baru baru ini penanaman pohon penghijauan di seputaran gunung Rinjani Lombok. Disana kami juga memungut sampah sampah plastik di lereng Gunung Rinjani. Lalu, terkait kebutuhan air bagi masyarakat di wilayah yang sulit air, Kodam akan meneruskan program ini sesuai permintaan masyarakat. Entah itu membangun pompa hidram atau lainnya. Namun itu semua untuk kepentingan masyarakat kita,” ungkap Pangdam.

Kehadiran Pangdam didampingi sejumlah pejabat teras Kodam Udayana antara lain Kadam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Dandim Badung dan Kapendam IX/Udayana. (Donny Parera)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *