Berita Fajar Timur
Advertisement
  • Home
  • TNI, POLRI & HANKAM
  • Daerah
  • NASIONAL & INTERNASIONAL
  • AGAMA, SOSIAL, BUDAYA & ORGANISASI
    • Hukum & Kriminal
    • Pendidikan, Olah Raga & Kesehatan
  • EKONOMI, BISNIS & PERDAGANGAN
    • Politik
    • Pendidikan
    • Pariwisata, Petualangan dan Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • TNI, POLRI & HANKAM
  • Daerah
  • NASIONAL & INTERNASIONAL
  • AGAMA, SOSIAL, BUDAYA & ORGANISASI
    • Hukum & Kriminal
    • Pendidikan, Olah Raga & Kesehatan
  • EKONOMI, BISNIS & PERDAGANGAN
    • Politik
    • Pendidikan
    • Pariwisata, Petualangan dan Kuliner
No Result
View All Result
Berita Fajar Timur
No Result
View All Result
Home Ekonomi, Keuangan, Bisnis & Perdagangan

Pengembangan Energi Surya, Unud Tandatangani MoU Dengan Greenpeace

beritafajar by beritafajar
12 April 2019
in Ekonomi, Keuangan, Bisnis & Perdagangan
0
Pengembangan Energi Surya, Unud Tandatangani MoU Dengan Greenpeace
0
SHARES
1
VIEWS
Share on Facebook

Beritafajartimur.com (Badung, Bali) Universitas Udayana (Unud) dan Greempeace Indonesia menandatangani nota kesepahaman (Memory of Understanding) dalam pengembangan energi terbarukan khususnya di Provinsi Bali, Jumat (12/4) yang berlangsung di Hotel Paragon, Jimbaran, Badung, Bali. Melalui nota kesepahaman ini, kedua institusi akan bersama-sama melakukan penelitian yang memberikan gambaran secara utuh bagaimana energi terbarukan khususnya pemanfaatan energi surya dikembangkan di Pulau Bali.

Penelitian tersebut akan menghasilkan peta jalan energi surya bagi Bali sekaligus menjadi pelopor transisi energi fosil, terutama batu bara ke energi bersih dan terbarukan. Dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik 2019-2028, mayoritas bauran energi listrik nasional pada tahun 2028 masih didominasi penggunaan batu bara sebesar 48%. Disaat bersamaan, pemanfaatan potensi energi terbarukan di Indonesia masih sangat rendah dan jauh tertinggal dibanding negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Thailand, Filipina dan Vietnam.

Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A.Raka Sudewi, Sp. S (K) yang diwakili Wakil Rektor IV Prof. Dr. Ida Bagus Wiasa Putra, M. Si., menyebutkan, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan komitmen Bali untuk menggunakan energi bersih terbarukan. Tindak lanjutnya tentu memerlukan kerjasama dengan semua pemangku kepentingan, mengingat saat ini ekspansi PLTU batu bara masih berlangsung di Bali seperti PLTU Celukan Bawang. Disisi lain, Bali memiliki potensi energi terbarukan yang sangat besar terutama energi surya demi memenuhi kebutuhan listrik masyarakat Bali,”ujarnya.

Sementara Kepala Greenpeace Indonesia, Leonard Simanjuntak menambahkan, “dari beberapa penelitian, Bali memiliki potensi energi surya yang sangat tinggi karena letak geografis dan kondisi cuacanya,”ucapnya. Potensi energi surya yang dimiliki Bali sebesar 32,000 GWh hingga 53,000 HWh per tahun dengan menggunakan solar PV jenis thin-film silicon sebagai opsi termurah. “Dengan kata lain, potensi energi surya tersebut telah jauh melebihi kebutuhan listrik di Provinsi Bali pada tahun 2028 sebesar 9,828 GWh per tahun. Jadi pemanfaatan energi surya di Bali sejalan dengan komitmen Gubernur Bali Wayan Koster untuk mewujudkan energi terbarukan dan kemandirian energi di Bali,”ungkap Leonard Simanjuntak.

Untuk diketahui, Pemprov Bali saat ini sedang menyusun Peraturan Gubernur mengenai pemanfaatan energi terbarukan di Bali yang memuat kebijakan untuk mendukung pengembangan energi terbarukan, termasuk energi surya.Selain itu, penyusunan Rencana Umum Ketenagalistrikan Provinsi (RUKP) Bali tentang pembangunan sistem kelistrikan untuk beberapa tahun mendatang juga sedang berjalan.

Terkait penelitian bersama Center of Exellence Comunity Based Renewable Energy (CORE) Universitas Udayana dan Greenpeace tentang “Peta Jalan Energi Surya di Bali” bertujuan memberi masukan kepada Pergub Energi Terbarukan dan RUKP yang akan diterbitkan, untuk mendorong pengembangan energi surya di Bali.Dari penelitian ini nantinya akan mencari tahu apa saja yang dibutuhkan baik menyangkut strategi maupun kebijakan untuk mencapai target tersebut mencakup kebijakan yang kondusif , penciptaan pasar, dan gerakan masyarakat. (Donny Parera)

Previous Post

Babak Baru Korupsi Bansos Pembangunan Pura, Ketua DPRD Klungkung Dilaporkan Kasusnya Ke Jakarta

Next Post

Pasca Gempa M6,8 Sulteng, Situasi Sudah Kondusif

beritafajar

beritafajar

Next Post
Pasca Gempa M6,8 Sulteng, Situasi Sudah Kondusif

Pasca Gempa M6,8 Sulteng, Situasi Sudah Kondusif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Polsek Lembor Limpahkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak ke Kejaksaan, Terancam 9 Tahun Penjara

Polsek Lembor Limpahkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak ke Kejaksaan, Terancam 9 Tahun Penjara

10 Juli 2026
Dua Turis China Tewas Saat Snorkeling di Pulau Kelor, Korban Kedua Ditemukan di Kedalaman 23 Meter

Dua Turis China Tewas Saat Snorkeling di Pulau Kelor, Korban Kedua Ditemukan di Kedalaman 23 Meter

15 Juli 2026
Deretan Kasus LS Yang Kini DPO Penganiayaan Bersama-sama

Deretan Kasus LS Yang Kini DPO Penganiayaan Bersama-sama

10 Mei 2026
Uang Turis Rp 85 Juta Diduga Digelapkan Agen Travel, Nama Labuan Bajo Kembali Tercoreng

Uang Turis Rp 85 Juta Diduga Digelapkan Agen Travel, Nama Labuan Bajo Kembali Tercoreng

10 Mei 2026

Hello world!

1
Kasus Sembuh Covid-19 Bertambah 17 Orang di Denpasar, Kasus Positif Bertambah 18 Orang

Kasus Sembuh Covid-19 Bertambah 17 Orang di Denpasar, Kasus Positif Bertambah 18 Orang

1
Askot PSSI Denpasar Tancap Gas, Tuntaskan Program Jelang Akhir Tahun 2023

Askot PSSI Denpasar Tancap Gas, Tuntaskan Program Jelang Akhir Tahun 2023

1

Cabo Basket Porprov Mulai Dipertandingkan

0
Dua Turis China Tewas Saat Snorkeling di Pulau Kelor, Korban Kedua Ditemukan di Kedalaman 23 Meter

Dua Turis China Tewas Saat Snorkeling di Pulau Kelor, Korban Kedua Ditemukan di Kedalaman 23 Meter

15 Juli 2026
Polisi Tangkap Tiga Terduga Pelaku Persetubuhan Anak di Labuan Bajo, Korban Diduga Dicekoki Miras dan Disekap Selama Dua Hari

Polisi Tangkap Tiga Terduga Pelaku Persetubuhan Anak di Labuan Bajo, Korban Diduga Dicekoki Miras dan Disekap Selama Dua Hari

15 Juli 2026
Usai Unggah Video Pembuatan SIM tak Sesuai Prosedur, Oknum Wartawan Mintai Kasatlantas Uang Damai

Usai Unggah Video Pembuatan SIM tak Sesuai Prosedur, Oknum Wartawan Mintai Kasatlantas Uang Damai

15 Juli 2026
PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Bali Nusra Gelar Khitan Massal Gratis, 145 Anak di Kota Bima Rasakan Manfaat Program Kepedulian Kota Bima

PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Bali Nusra Gelar Khitan Massal Gratis, 145 Anak di Kota Bima Rasakan Manfaat Program Kepedulian Kota Bima

15 Juli 2026

Recent News

Dua Turis China Tewas Saat Snorkeling di Pulau Kelor, Korban Kedua Ditemukan di Kedalaman 23 Meter

Dua Turis China Tewas Saat Snorkeling di Pulau Kelor, Korban Kedua Ditemukan di Kedalaman 23 Meter

15 Juli 2026
Polisi Tangkap Tiga Terduga Pelaku Persetubuhan Anak di Labuan Bajo, Korban Diduga Dicekoki Miras dan Disekap Selama Dua Hari

Polisi Tangkap Tiga Terduga Pelaku Persetubuhan Anak di Labuan Bajo, Korban Diduga Dicekoki Miras dan Disekap Selama Dua Hari

15 Juli 2026
Usai Unggah Video Pembuatan SIM tak Sesuai Prosedur, Oknum Wartawan Mintai Kasatlantas Uang Damai

Usai Unggah Video Pembuatan SIM tak Sesuai Prosedur, Oknum Wartawan Mintai Kasatlantas Uang Damai

15 Juli 2026
PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Bali Nusra Gelar Khitan Massal Gratis, 145 Anak di Kota Bima Rasakan Manfaat Program Kepedulian Kota Bima

PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Bali Nusra Gelar Khitan Massal Gratis, 145 Anak di Kota Bima Rasakan Manfaat Program Kepedulian Kota Bima

15 Juli 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Box Redaksi
Berita Fajar Timur

2025 @ Berita Fajar Timur

No Result
View All Result
  • Home
  • TNI, POLRI & HANKAM
  • Daerah
  • NASIONAL & INTERNASIONAL
  • AGAMA, SOSIAL, BUDAYA & ORGANISASI
    • Hukum & Kriminal
    • Pendidikan, Olah Raga & Kesehatan
  • EKONOMI, BISNIS & PERDAGANGAN
    • Politik
    • Pendidikan
    • Pariwisata, Petualangan dan Kuliner

2025 @ Berita Fajar Timur