Keterangan Foto: Sale Muhidin Anggota DPRD Mabar dari Fraksi PKS yang juga sekaligus Bapillu PKS
Beritafajartimur.com (Labuan Bajo)
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menginstruksikan kepada semua kader PKS Kabupaten Manggarai Barat untuk menjemput ketua DPD I dan DPD II PKS di Bandara Udara Komodo, Labuan Bajo, Minggu, 23 Agustus 2020 sekitar pukul 14. 00 Wita. Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Mabar fraksi PKS Sale Muhidin.
“Instruksi yang baru saya terima dari teman-teman yang diutus ke Jakarta kemarin, bahwa besok saya jemput pengurus (partai PKS) dari Kupang, Ketua DPD dan Sekretaris, Ketua DPW yang kemarin ke Jakarta, jam 2 besok di Bandara,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa perintah tersebut selain menjemput Ketua DPD I dan DPD II, kader PKS Mabar juga diminta ikut menghantarkan rombongan ke Lapangan Wae Kesambi tempat acara deklarasi Paket Pantas-Rizki. “Mereka turun dari pesawat itu bersama paket (Pantas Rizki) untuk terus ke Wae Kesambi. Jadi itu instruksi yang saya terima,” ujarnya.
Namun, Sale Muhidin menegaskan bahwa hingga saat ini, PKS belum mengeluarkan SK kepada paket manapun. “Jadi karena kami (PKS) belum disampaikan dari DPP, jadi (SK) PKS itu masih ditangan DPP,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa soal informasi yang beredar bahwa SK PKS sudah dikantongi oleh salah satu Paket, menurutnya informasi itu sesuai dengan kondisi Paket tersebut. Namun, kata dia, hingga saat ini dirinya belum menerima informasi tersebut. “Jadi sampai detik ini saya sebagai Bappilu belum bisa saya jelaskan. Karena dari DPP juga belum disampaikan ke kami sebagai Bapillunya,” ujarnya.
Menurutnya, kalau ada bakal calon yang mengklaim sudah mengantongi SK PKS dirinya berharap agar informasi tersebut benar. Pasalnya, hingga saat ini SK PKS untuk Pilkada Mabar masih berada ditangan DPP. “Kalau bakal calon yang mengklaim sudah ada ya muda mudahan benar. Posisi (SK PKS) masih berada di tangan DPP,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa memang sebelumnya, PKS menjanjikan untuk memberikan SK PKS secara serempak pada 20 Agustus kepada semua Paket yang berkoalisi dengan PKS untuk semua daerah yang mengikuti Pilkada. “Kalau Sekjen sudah menandatangani (SK) tapi ketua PKS belum. Presiden PKS juga belum, tidak bisa keluar juga kan?” ujarnya.
Sementata terkait dengan Kader PKS yang ikut deklarasi Pantas Rizki yang digelar di Lapangan Wae Kesambi besok, dirinya menganggap bahwa PKS hadir sebagai tamu undangan. “Tapi mereka tidak memberitahu bawa dengan SK. Apakah mereka diundang atau bagaimana. Kalau diundang pasti hadir to,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa deklarasi Pantas Rizki besok menurutnya hingga saat ini PKS belum mendapat informasi resmi. PKS pun membantah soal pelibatan partai dalam sejumlah persiapan deklarasi. “Saya juga belum pernah ikut dalam persiapan itu ya.. belum…belum pernah ikut pertemuan dengan relawan Paket Pantas Rizki untuk persiapan deklarasi,” ujarnya. (BFT/LBJ/027)













