RUTENG-BERITAFAJARTIMUR.COM Lembaga Pengkaji Peneliti Demokrasi Masyarakat (LPPDM) Kabupaten Manggarai, menggelar aksi unjuk rasa di kantor Polres Manggarai, pada Kamis (21/8/2025).
Masa aksi dari LSM LPPDM diterima langsung oleh Wakapolres Manggarai Kompol Mei Charles Sitepu, S.H., yang didampingi oleh sejumlah pejabat utama Polres Manggarai, di antaranya Kabag Ops AKP Ricky Dally, S.H., Kasat Reskrim AKP Donatus Sare, S.H, M
H., Kasi Propam AKP Heribertus D.E.Edot, serta Kasat Bimas IPTU Elpus Kono Feka, S.sos.
Wakapolres Manggarai, Kompol Mei Charles Sitepu, S.H., melalui Paur Humas Polres Manggarai, Ipda I Made Budiarsa, kepada media ini, pada Jumat (22/8/2025) mengatakan bahwa apresiasi atas semangat dari LSM LPPDM dalam menjalin komunikasi dengan pihak Kepolisian
Ia menegaskan bahwa Polres Manggarai selalu terbuka terhadap aspirasi masyarakat, khususnya terkait upaya menjaga keamanan dan ketertiban.
Aksi tersebut diikuti sekitar enam orang peserta yang dipimpin oleh Koordinator Aksi Adrianus Trisno Rahmat, SH, didampingi oleh Jenderal LPPDM Gregorius Antonius Bocok, SH dan Marselinus Nagus Ahang, SH. Massa aksi memulai pergerakan dari sekretariat LPPDM, kemudian melewati sejumlah titik seperti lampu merah Mbaumuku, Pos Safari, Perempatan Pasar Ruteng, Bank NTT, hingga tiba di Polres Manggarai.

Sekitar pukul 09.35 WITA, massa aksi tiba di depan Kantor Polres Manggarai dan menyampaikan orasi.
Terkait isu dugaan penyalahgunaan BBM subsidi jenis pertalite oleh oknum anggota Polres Manggarai yang diberitakan oleh salah satu media online pada 12 Juli 2025, Kasat Reskrim Polres Manggarai menjelaskan bahwa kasus tersebut sedang ditangani Unit Tipiter.
Hingga kini, sudah delapan orang saksi diperiksa dan administrasi gelar perkara tengah dilengkapi. Hasil gelar perkara nantinya akan dipublikasikan kepada masyarakat secara transparan.
Ketua dan pengurus LPPDM menyampaikan apresiasi atas penerimaan Polres Manggarai yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan.
Mereka berharap agar penanganan kasus tersebut dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan.
Sebelum menutup audiensi, Wakapolres Manggarai menegaskan bahwa aksi damai ini merupakan contoh nyata bahwa penyampaian aspirasi dapat dilakukan dengan tertib dan kondusif.
“Polres Manggarai berkomitmen untuk selalu menjaga ruang demokrasi masyarakat dengan menjamin kebebasan berpendapat di muka umum secara bertanggung jawab,” ujarnya.
Aksi damai berakhir sekitar pukul 11.00 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, dengan pengamanan ketat dari personel Polres Manggarai sesuai surat perintah Kapolres Manggarai Nomor: Sprin/499/VIII/PAM.3.3/2025.(Reporter: Agustinus Ardi)





