Tuan Rumah Wae Sambi Juara 2 PSSI Cup Manggarai Barat 2026, Suporter Tetap Bangga

Beritafajartimur.com (Labuan Bajo) Wae Sambi harus puas finis sebagai juara kedua dalam ajang PSSI Cup Manggarai Barat 2026. Meski gagal mengangkat trofi juara, perjuangan tim yang tampil sebagai salah satu wakil tuan rumah itu tetap mendapat apresiasi dari para suporter dan pendukungnya.

Pada laga final yang berlangsung di Stadion Komodo, Labuan Bajo, Wae Sambi menghadapi Vamous Bajo dalam pertandingan yang berlangsung sengit hingga 90 menit.

Vamous Bajo akhirnya keluar sebagai juara setelah mengalahkan Wae Sambi dengan skor tipis 2-1.

Pertandingan berlangsung dalam tempo kompetitif. Kedua tim sama-sama berusaha menciptakan peluang dan mempertahankan keunggulan masing-masing hingga peluit panjang dibunyikan setelah dua babak, masing-masing 45 menit.

Hasil tersebut memastikan Vamous Bajo keluar sebagai kampiun PSSI Cup Manggarai Barat 2026, sementara Wae Sambi harus puas berada di posisi runner-up.

Meski demikian, hasil final tersebut tidak membuat suporter Wae Sambi kecewa. Dukungan justru tetap diberikan kepada para pemain yang telah berjuang hingga pertandingan terakhir.

Bagi para pendukung, keberhasilan Wae Sambi menembus partai final dan menjadi juara kedua merupakan pencapaian yang patut dibanggakan.

Tim yang diasuh oleh Jimmy Mami dan Sandro Da Costa itu dinilai telah menunjukkan semangat juang serta permainan yang mampu membawa mereka bersaing hingga partai puncak.

Kebanggaan juga terasa karena Wae Sambi tampil di hadapan pendukungnya sendiri. Sorakan dan dukungan suporter terus mengiringi perjuangan para pemain sepanjang pertandingan final di Stadion Komodo.

Bagi pendukung Wae Sambi, sepak bola bukan semata-mata soal menang atau kalah. Perjalanan tim hingga mencapai final menjadi bagian penting dari kebanggaan bersama.

“Kami tetap bangga. Memang hasil akhirnya belum sesuai harapan karena Wae Sambi hanya menjadi juara dua, tetapi perjuangan pemain sampai final patut diapresiasi,” ujar Dian salah satu pendukung Wae Sambi.

Ia berharap pencapaian tersebut menjadi modal bagi Wae Sambi untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas tim pada kompetisi-kompetisi berikutnya.

Wae Sambi sendiri merupakan tim yang diasuh oleh Jimmy Mami dan Sandro Da Costa. Di bawah tangan kedua pelatih tersebut, Wae Sambi mampu melangkah hingga partai final sebelum akhirnya dihentikan Vamous Bajo.

Bagi para suporter, pencapaian sebagai runner-up tetap menjadi kebanggaan tersendiri. Apalagi Wae Sambi mampu menunjukkan daya saing hingga pertandingan terakhir dalam turnamen yang mempertemukan klub-klub sepak bola di Manggarai Barat tersebut.

Dukungan suporter pun tidak berhenti setelah peluit panjang. Para pendukung tetap memberikan apresiasi kepada pemain yang telah berjuang selama 90 menit.

“Trofi memang milik Vamous Bajo, tetapi perjuangan Wae Sambi tetap menjadi kebanggaan kami. Terima kasih untuk pemain dan pelatih yang sudah berjuang sampai akhir,” kata Engel suporter lainnya.

Final tersebut sekaligus menjadi penutup perjalanan Wae Sambi di PSSI Cup Manggarai Barat 2026. Mereka harus menerima posisi kedua setelah kalah 1-2 dari Vamous Bajo.

Meski gagal menjadi juara, Wae Sambi pulang dengan status runner-up dan dukungan suporter yang tetap menyala.

Bagi pendukungnya, kalah di final bukan berarti gagal. Sebab, Wae Sambi sudah membuktikan mampu berdiri sebagai salah satu tim terbaik hingga pertandingan terakhir.

Dengan hasil ini, PSSI Cup Manggarai Barat 2026 ditutup dengan Vamous Bajo sebagai juara dan Wae Sambi sebagai runner-up. Bagi Wae Sambi, perjalanan hingga partai final menjadi bukti bahwa tim tersebut mampu bersaing dan menjadi salah satu kekuatan dalam kompetisi sepak bola Manggarai Barat.(BFT/LBJ/RED/Yoflan)

Pos terkait