Menjelang Porprov Dibuka Resmi 20 November 2022, beberapa Cabo sudah Mulai Dipertandingkan

BERITAFAJARTIMUR.COM (Denpasar-BALI) | Menjelang Pembukaan secara resmi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali yang dilaksanakan pada 20 November 2022, Koni telah mulai menyelenggarakan beberapa cabang olahraga yang pertandingannya cukup memakan waktu. Sehingga pihaknya sudah mulai mempertandingkan cabang-cabang olahraga yang memakan waktu cukup lama sejak tanggal 11 November 2022 lalu.

“Terkait dengan penyelenggaraan Porprov Bali 2022 ini pertandingan pembukaan sudah mulai dilaksanakan pada 11 November lalu untuk cabang-cabang olahraga yang memakan waktu cukup lama. Sehingga nantinya ketika pembukaan dilaksanakan tanggal 20 November dapat berlangsung lancar dan aman hingga saat penutupan Porprov pada 27 November 2022,” beber Ketua Koni Provinsi Bali I Gusti Ngurah Oka Darmawan kepada Beritafajartimur.com, saat ditemui disela-sela menyaksikan pertandingan ekshibisi Cabo Gulat di GOR Ngurah Rai, Denpasar, Selasa (15/11/2022) sore pukul 15.00 Wita.

Porprov Bali ke XV Tahun 2022 ini dilaksanakan bersama Pemerintah Provinsi bersama Kabupaten/Kota sehingga pertandingan setiap cabang olahraga dilaksanakan di 8 Kabupaten, masing-masing Kabupaten Badung, Tabanan, Jembrana, Buleleng, Gianyar, Bangli, Klungkung dan Karangasem serta Kota Denpasar. “Setelah kita absen akibat Covid, kini kita menyelenggarakan event Porprov ini secara bersama-sama di 8 Kabupaten dan 1 Kota yakni Kota Denpasar. Kita sudah mulai mempertandingkan cabo Tenis Lapangan sejak 11 November kemarin. Sehingga Cabo-cabo yang makan waktu ini kita harapkan sebelum pembukaan tanggal 20 November nanti sudah bisa menyelesaikan pertandingannya,” tutur Oka Darmawan.

Meskipun baru pertama kali ia alami penyelenggaraan Porprov Bali dilaksanakan bersama, namun dalam melakukan koordinasi pihaknya tidak mengalami kendala,” karena semua pengurus, baik Pengprov maupun Pengcab sudah melaksanakan tupoksinya masing-masing dengan baik. Jadi tidak ada masalah yang terlalu signifikan. Semua berjalan baik,” ucapnya, sembari mengakui bahwa untuk mengontrol jalannya pertandingan di daerah-daerah memang membutuhkan tenaga ekstra karena harus bolak balik ke daerah dimana pertandingan akan dilangsungkan.(Donny Parera)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *