BRI Labuan Bajo Gandeng Yasukmabar, Perluas Akses Kredit Multiguna bagi Tenaga Pendidik

Beritafajartimur.com (LABUAN BAJO) — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Branch Office (BO) Labuan Bajo memperkuat kemitraan dengan Yayasan Sekolah Umat Katolik Manggarai Barat (Yasukmabar). Kedua pihak menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang pemberian fasilitas Kredit Multiguna pada Jumat (9/10/2026).

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas layanan perbankan bagi tenaga pendidik dan kependidikan di bawah naungan Yasukmabar. Selain membuka akses terhadap fasilitas pembiayaan, kemitraan ini melanjutkan kolaborasi kedua pihak dalam mendukung efisiensi transaksi dan pengelolaan administrasi keuangan sekolah.

Penandatanganan perjanjian dilakukan oleh Pemimpin BRI BO Labuan Bajo, Achmad Sidik Nurcahyo, bersama Ketua Yayasan Sekolah Umat Katolik Manggarai Barat, RD. Yohanes Fakundo Selman, S.Fil., M.Pd.

Melalui fasilitas Kredit Multiguna, tenaga pendidik dan kependidikan yang memenuhi persyaratan diharapkan memperoleh alternatif pembiayaan untuk memenuhi berbagai kebutuhan, baik yang bersifat produktif maupun konsumtif.

Akses pembiayaan tersebut diharapkan dapat membantu para tenaga pendidik mengelola kebutuhan finansial secara lebih terencana. Meski demikian, pemberian kredit tetap mengikuti ketentuan, persyaratan, serta penilaian kelayakan yang berlaku di BRI.

Lanjutkan kerja sama layanan perbankan

Kemitraan BRI BO Labuan Bajo dan Yasukmabar bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, kedua pihak telah bekerja sama dalam layanan pembayaran gaji atau payroll guru serta pemanfaatan BRI Virtual Account (BRIVA) untuk mempermudah pembayaran tagihan.

Integrasi layanan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong transaksi keuangan yang lebih praktis dan efisien. Melalui sistem pembayaran yang terintegrasi dengan layanan perbankan, proses administrasi keuangan di lingkungan sekolah diharapkan dapat berjalan lebih tertata.

Perluasan kerja sama melalui fasilitas Kredit Multiguna kini menambah cakupan kemitraan, dari layanan transaksi dan penggajian menuju penyediaan alternatif pembiayaan bagi tenaga pendidik yang memenuhi kriteria.

Langkah ini juga mencerminkan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan sektor perbankan. Sekolah tidak hanya membutuhkan dukungan dalam proses belajar-mengajar, tetapi juga tata kelola administrasi yang baik serta layanan keuangan yang mampu menunjang kebutuhan tenaga pendidik.

Dorong kesejahteraan tenaga pendidik

Kesejahteraan tenaga pendidik menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga keberlangsungan layanan pendidikan. Guru dan tenaga kependidikan memiliki berbagai kebutuhan rumah tangga maupun kebutuhan pengembangan diri yang memerlukan pengelolaan keuangan secara cermat.

Dalam konteks tersebut, fasilitas Kredit Multiguna dapat menjadi salah satu pilihan pembiayaan apabila digunakan sesuai kebutuhan dan kemampuan membayar. Pemanfaatannya perlu disertai pertimbangan matang agar cicilan tidak membebani kondisi keuangan penerima kredit.

Bagi Yasukmabar, kerja sama dengan BRI diharapkan dapat memperluas akses layanan keuangan bagi tenaga pendidik sekaligus mendukung pengelolaan administrasi sekolah yang semakin modern.

Sementara itu, bagi BRI, kemitraan dengan lembaga pendidikan merupakan bagian dari upaya memperluas pemanfaatan layanan perbankan di tengah masyarakat, termasuk di sektor pendidikan di Kabupaten Manggarai Barat.

Melalui kerja sama yang ditandatangani pada 9 Oktober 2026 tersebut, BRI BO Labuan Bajo dan Yasukmabar diharapkan dapat terus membangun kemitraan yang berkelanjutan.

Dengan pelaksanaan yang tepat dan pemanfaatan layanan secara bertanggung jawab, kolaborasi ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi tenaga pendidik serta mendukung kemajuan pendidikan di Manggarai Barat.(BFT/LBJ/RED/Yoflan)

Pos terkait