BERITAFJARTIMUR.COM (Labuan Bajo-MABAR) | Kontingen Taekwondo Manggarai Barat (Mabar), Dojang Komodo Fighter dengan pelatih Bripka Paskalis Janis, anggota Satuan Brimob Ki 4 Batalion B Pelopor Polda NTT, berhasil menyabet 35 medali dalam event Flores Continental Mbai Open.
Kejuaraan Taekwondo memperebutkan piala Kapolres Nagekeo itu diikuti oleh 575 atlit yang berasal dari 27 Dojang se-Propinsi NTT. Turnamen pertama dan terbesar di Pulau Flores ini dilaksanakan selama 3 hari (29-31 Oktober 2023) di Aula Santa Maria Dolorosa Penginanga, Kelurahan Lape, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.
Kepada media ini, Bripka Paskalis mengaku sangat bangga dengan prestasi yang diraih anak asuhnya.
“Terus terang pak, sebagai pelatih, saya sangat bangga dan terharu dengan prestasi yang diraih oleh kontingen Taekwondo Mabar,” ungkap anggota Komodo Timor itu, Kamis, 2 November 2023.

Dengan penuh semangat, dirinya menjelaskan secara terperinci perolehan medali tersebut.
“Secara keseluruhan kontingen Mabar berhasil merebut 35 medali. Rinciannya adalah 9 medali emas, 14 medali perak, dan medali perunggu berjumlah 12,” terang anggota Brimob Polda NTT itu.
Paskalis merasa tidak terlalu terkejut dengan prestasi yang diraih oleh para anak buahnya. Pasalnya, 45 atlet yang dikirim itu, sudah mengikuti latihan secara serius sebelum kompetisi digelar.
“Ini buah dari kerja keras selama ini. Kami sudah melakukan berbagai persiapan untuk mengikuti kompetisi tersebut. Kami berlatih sejak jauh hari demi bisa naik ke podium dalam ajang tersebut,” tutur Paskalis.
Bripka Paskalis harus mengatur waktu untuk berlatih di tengah kesibukannya sebagai personil Batalyon B Pelopor Polda NTT.
“Jadi, di tengah kesibukan sebagai seorang Brimob, saya tidak lupa membagi waktu melakukan latihan Taekwondo demi mengasah kemampuan,” tegas Paskalis.
Tidak hanya sebatas mengasah kemampuan, Bripka Paskalis juga memiliki tekad yang kuat untuk bisa berprestasi di bidang bela diri Taekwondo tersebut.
Di tengah prestasi yang gemilang itu, Paskalis juga mengaku bahwa dukungan dari pemerintah Manggarai Barat terhadap para atlet masih sangat minim.
“Mungkin catatan utamanya adalah masih kurangnya perhatian dari pemerintah Manggarai Barat dalam upaya meningkatkan prestasi dan kesejahteraan para atlet,” pungkas Paskalis.
Kontingen Taekwondo Mabar dalam mengikuti even Mbai Open ini, mendapat dukungan penuh dari Bank NTT sebagai pihak sponsor.(BFT/LBJ/Yoflan).





