Badung, Beritafajartimur.com
Ketua DPC Partai Demokrat Badung Drs. I Made Sunarta, M.Si, berterimakasih kepada Pemerintah dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) atas turunnya Daftar Calon Tetap (DCT) Anggota Legislatif yang akan bertarung di Pileg 2019. “Kami haturkan ucapan terimakasih kepada pemerintah, khususnya KPU dan Bawaslu yang telah menetapkan DCT sesuai waktu yang telah ditetapkan. Dengan demikian, para kontestan yang sudah dimasukkan dalam daftar calon tetap anggota legislatif untuk memulai melakukan konsolidasi berkenan dengan pencalonannya,”ucap Made Sunarta yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Badung dari Fraksi Partai Demokrat belum lama berselang.
Untuk Partai Demokrat Badung ada 40 orang yang masuk DCT dalam Pileg 2019. Dari jumlah itu untuk kabupaten Badung terdapat 38 % kuota perempuan.
“Untuk kuota perempuan sebesar 30% yang ditetapkan, Partai Demokrat Kabupaten Badung melampaui yakni 38%,”jelas Made Sunarta.
Dalam pandangan Made Sunarta, pertarungan di Pileg 2019 bakal seru baik di internal maupun eksternal sehingga dibutuhkan adu strategi para caleg untuk memenangkan pertarungan.
“Pastinya tetap seru. Jadi dibutuhkan strategi khusus dari calon dan partai yang diusungnya untuk memenangkan sebanyak mungkin wakil rakyat mewakili partai. Karena kemenangan kursi pileg tentunya muaranya menuju kontestansi Pilpres 2019,”ujar Sunartha.
Selain berbicara soal target, pihaknya mewanti-wanti calon legislatif agar memancang atribut kampanye seperti baliho, spanduk dan alat peraga lainnya agar dipasang sedemikian rupa sehingga tetap menjaga keindahan, ketertiban, keamanan dan kenyamanan warga masyarakat. “Apalagi daerah kita merupakan daerah tujuan wisata (DTW) jadi hendaknya tetap mengedepankan keindahan, ketertiban, keamanan dan kenyamanan,”harapnya.
Untuk itu, ia meminta KPU dan Bawaslu harus bergerak cepat untuk menindak spanduk-spanduk dan baliho yang dipasang di tempat yang tidak semestinya seperti tumbuh-tumbuhan perindang jalan, fasilitas umum lainnya yakni tiang listrik, tiang telpon.
Penulis : Donny Parera










