Kapolres Manggarai Temui Massa Aksi Damai Aliansi Cipayung GMNI Cabang Manggarai dan PMKRI Cabang Ruteng Santo Agustinus

RUTENG-BERITAFAJARTIMUR.COM-, Aliansi Cipayung yang terdiri dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Manggarai dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng Sanctus Agustinus, menggelar aksi unjuk rasa damai di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin (8/9/2025).

Aksi unjuk rasa damai tersebut berlangsung di tiga titik yakni, Kantor Bupati Manggarai, Polres Manggarai, dan Kantor DPRD Kabupaten Manggarai.

Massa aksi bergerak dari titik kumpul di Sekretariat GMNI Cabang Manggarai sekitar pukul 09 45 WITA dengan menggunakan kendaraan pick up yang berisikan alat pengeras suara, bendera organisasi dan poster tuntutan.

Sepanjang perjanan massa aksi menyuarakan aspirasi melalui orasi di beberapa titik termasuk di depan Kantor Bupati Manggarai.

Massa aksi tiba di Kantor Polres Manggarai pada pukul 11.10 WITA.dan Kapolres Manggarai bersama pejabat utama Polres Manggarai langsung menemui massa aksi dan memberikan menjelaskan terkait beberapa tuntutan.

Kapolres Manggarai AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., menyampaikan ucapan terima kasih kepada Aliansi Cipayung Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ( GMNI) Cabang Manggarai dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia ( PMKRI) Cabang Ruteng Santo Agustinus, yang telah melaksanakan aksi unjuk rasa damai.

Polres Manggarai siap mengawal dan mengamankan kegiatan ini sesuai aturan yang berlaku.

“Kami memang belum sepenuhnya sempurna, namun akan terus berusaha memperbaiki diri. Mohon dukungan dari semua pihak agar kepolisian lebih baik lagi,” ungkap Kapolres Manggarai.

Kapolres juga menjelaskan bahwa perkembangan kasus kelangkaan BBM di Kabupaten Manggarai yang disebabkan oleh kendala distribusi akibat kerusakan kapal tanker, serta menyampaikan bahwa Polres sedang melakukan penyelidikan terhadap dugaan penyalahgunaan dan penimbunan BBM ilegal.

Ia menegaskan, apabila terbukti ada oknum anggota Polri yang terlibat, maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Setelah menyerahkan surat pernyataan sikap kepada Kapolres, massa aksi melanjutkan pergerakan ke Kantor DPRD Kabupaten Manggarai.

Dikantor DPRD, Bupati Manggarai bersama Ketua DPRD, Kapolres Manggarai, Dandim 1612 Manggarai, dan anggota DPRD menemui massa untuk mendengar langsung tuntutan mereka.

Dalam pertemuan itu, Bupati Manggarai menanggapi sejumlah aspirasi terkait pengelolaan TPA di Poco, penyediaan lahan parkir dalam kota, serta kelangkaan pupuk yang akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pemerintah pusat.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Manggarai menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima dan mendengar semua aspirasi mahasiswa serta menegaskan bahwa isu kenaikan tunjangan perjalanan dinas tidak benar dan semua keputusan DPRD selalu diambil secara kolektif.

Aksi berlangsung hingga pukul 13.40 WITA dengan situasi tetap aman dan kondusif.

Kapolres Manggarai, AKBP Hendri Syaputra, S.l.k., memimpin langsung jalannya pengamanan dengan menurunkan personel secara terbuka maupun tertutup sesuai Surat Perintah Nomor: Sprin/564/IX/PAM.3.3./2025 tanggal 06 September 2025. Sekitar pukul 13.50 WITA, massa aksi membubarkan diri kembali ke sekretariat PMKRI Cabang Manggarai.(Reporter: Agustinus Ardi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *