Beritafajartimur.com (Denpasar)
KPU Provinsi Bali berkaitan dengan pelaksanaan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) hari ini menggelar jumpa wartawan yang dilangsungkan di Kassa Bunga Resto, Jalan Raya Puputan Renon, Denpasar, Rabu (13/2/2019).
Berkaitan dengan hal tersebut, Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lindartawan menjelaskan bahwa,” surat suara untuk Kabupaten Bangli sudah komplit. Disusul Klungkung dan lainnya. Sedangkan Buleleng dan Jembrana surat suaranya dicetak di Temprina di Jawa sehingga agak lambat didistribusikan.
Kelengkapan untuk pilpres seperti Bilik dan Kotak Suara juga sudah selesai, tinggal didistribusikan. Dan hari ini KPU Bali berkirim surat ke KPU Pusat untuk memohon agar mengganti perlengkapan yang rusak.
Sedangkan pelipatan surat suara akan segera dilaksanakan. Semua logistik Pileg dan Pilpres tahun ini lebih awal didatangkan. Sementara iru, sterilisasi ruang penyimpanan dokumen pemilu tetap diawasi secara ketat, dimana petugas tidak boleh bawa handphone, pakai jaket dan hal-hal yang menimbulkan kecurigaan.
Untuk pemilu yang akan berlangsung 17 April 2019 ditargetkan 80% masyarakat akan menggunakan hak pilihnya untuk nyoblos. “Upaya untuk mencapai target tersebut kami lakukan dengan memanfaatkan publikasi di media maupun ajakan langsung dengan cara anouncing di mall-mall, bandara dan tempat strategis lain seperti pasar umum dan pasar tradisional. Dengan demikian kami yakin target partisipasi pemilih bisa mencapai apa yang ditargerkan,”jelas Lindartawan.
Khusus untuk mitigasi daerah bencana Gunung Agung di Karangasem, KPU akan mempersiapkan segala sesuatunya untuk mengantisipasi jika terjadi bencana dengan melakukan simulasi. “Untuk mitigasi bencana Gunung Agung, baik sebelum maupun pada saat pencoblosan, KPU sudah mulai melakukan simulasi. Mulai dari pengungsian warga di radius terdampak hingga kemana desa diungsikan hingga disana warga tersebut menggunakan hak pilihnya di TPS yang disediakan,”terang Lindartawan.
Ditambahkan, Tanggal 24 Maret 2019 dimulai pembukaan masa kampanye. Saat pembukaan kampanye maka Lapangan Renon diblok satu hari untuk acara pembukaan kampanye mulai pagi hingga sore hari.
Sedangkan untuk pindah memilih bisa dilakukan pada saat masa pencoblosan asal yang bersangkutan memiliki dokumen A-5
Sementara itu, Komisioner Jon Darmawan mengatakan,”seluruh kebijakan KPU Bali senantiasa mengacu kepada aturan yang ditetapkan oleh KPU RI yang dipusatkan secara nasional.
Proses pileg & pilpres dikatakan dilakukan secara masif. Besok tanggal 14 Pebruari 2019, berkaitan dengan hari “valentine day” KPU Bali melakukan aksi damai untuk pemilu yang damai.
Pelibatan Pemilu dilakukan juga di kantong-kantong bisnis seperti mall, bahkan di bandara hingga pasar-pasar tradisional dipajang pohon kehidupan. Selain itu juga dilakukan anounce sebanyak 10 kali sehari supaya masyarakat diingatkan sekaligus diajak untuk berpartisipasi dalam pemilu.
Untuk proses penayangan iklan tidak dilibatkan anak-anak baik di media cetak, elektronik dan media daring (online).
Untuk diketahui, jumlah TPS di Bali 12.384 dengan pemilih sebanyak 3.130.288 orang. (Donny Parera)











