Berita Fajar Timur
Advertisement
  • Home
  • TNI, POLRI & HANKAM
  • Daerah
  • NASIONAL & INTERNASIONAL
  • AGAMA, SOSIAL, BUDAYA & ORGANISASI
    • Hukum & Kriminal
    • Pendidikan, Olah Raga & Kesehatan
  • EKONOMI, BISNIS & PERDAGANGAN
    • Politik
    • Pendidikan
    • Pariwisata, Petualangan dan Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • TNI, POLRI & HANKAM
  • Daerah
  • NASIONAL & INTERNASIONAL
  • AGAMA, SOSIAL, BUDAYA & ORGANISASI
    • Hukum & Kriminal
    • Pendidikan, Olah Raga & Kesehatan
  • EKONOMI, BISNIS & PERDAGANGAN
    • Politik
    • Pendidikan
    • Pariwisata, Petualangan dan Kuliner
No Result
View All Result
Berita Fajar Timur
No Result
View All Result
Home Nasional & Internasional

Novel Memoar Karya Putu Setia Diluncurkan Di Bentara Budaya Bali

beritafajar by beritafajar
29 Mei 2019
in Nasional & Internasional
0
Novel Memoar Karya Putu Setia Diluncurkan Di Bentara Budaya Bali
0
SHARES
1
VIEWS
Share on Facebook

Beritafajartimur.com (Gianyar, Bali)
Putu Setia, yang kini menyandang nama pendeta Ida Pandita Mpu Jaya Prema Ananda, baru saja merilis buku terkininya berjudul Lentera Batukaru. Novel memoar yang diterbitkan oleh penerbit KPG (2019) ini akan diluncurkan di Bentara Budaya Bali (BBB), pada Rabu (29/05) pukul 19.00 WITA.

Tampil sebagai pembahas yakni Widminarko (77) dan Wayan Westa (54), serta dimoderatori oleh I Made Sujaya, S.S., M.Hum. Diskusi menjadi lebih menarik karena narasumbernya, Widminarko, adalah pelaku sejarah pada era 1960-an, sekaligus juga seorang jurnalis yang meraih puncak karir sebagai pimpinan redaksi di Bali Post dan Ketua PWI Bali selama dua periode (1983-1991).

Selain itu Wayan Westa merupakan budayawan yang juga menekuni dunia jurnalistik.
Novel memoar Lentera Batukaru bertutur tentang keluarga-keluarga sederhana di lereng Gunung Batukaru, Bali. Sebagaimana situasi zaman itu, tahun 1960-an, keluarga miskin tanpa pendidikan memadai ini terbawa pusaran arus sejarah dan diwarnai sederetan kisah kemanusiaan yang pilu.
Putu Setia menuturkan cerita pedih ini dengan memilih pendekatan jurnalistik, mengedepankan reportase dan teknik jurnalistik yang berimbang dan tidak sepenuhnya menggunakan bahasa sastra, dengan demikian tragedi dituturkan tanpa kemarahan, bahkan tanpa nada benci. Pesan yang dikedepankan adalah bagaimana seseorang pasrah menerima takdir namun tetap beritikad memperbaiki diri lewat pendekatan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Selain mengulas seluk beluk novel memoar tersebut, Pustaka Bentara kali ini membincangkan pula perihal fenomena kehadiran buku-buku biografi atau memoar tokoh politik, negarawan, seniman, budayawan dan bahkan selebriti yang kini banyak diterbitkan, baik oleh penerbit besar ataupun indie. Seturut pertanyaan yang juga mungkin mengemuka, antara lain apakah memoar-memoar tersebut bisa sepenuhnya disebut dokumen sejarah, mengingat buku jenis ini terkadang dipenuhi kisah-kisah pribadi yang sarat pandangan-pandangan subyektif dari tokoh bersangkutan.

Selain bahwa kajian sejarah selalu berlandaskan pada data atau fakta yang obyektif, ada pula persepsi dalam masyarakat, bahwa hanya tokoh dan bukan orang biasalah yang layak diabadikan dalam buku-buku biografi.

Lentera Batukaru adalah buku yang kesekian dari Putu Setia, kelahiran Desa Pujungan, Kabupaten Tabanan, 4 April 1951. Setelah pensiun sebagai jurnalis di Tempo Media Grup 2006, Putu Setia sudah menulis otobiografi Wartawan Menjadi Pendeta serta buku-buku budaya dan buku agama.
Cerita-cerita pendek Putu Setia terkumpul dalam sebuah buku antologi berjudul Intel dari Comberan (1994). Dua cerita pendeknya juga pernah dimuat dalam sebuah antologi berjudul Bali Behind The Seen (1996), yang disunting oleh Vern Cork. Ia juga menulis esai tentang kehidupan di Bali, yang dikompilasikan ke dalam buku berjudul Menggugat Bali (1986), edisi revisi terbit tahun 2014 dengan judul Bali Menggugat. Buku ini pun memiliki sekuel berjudul Mendebat Bali (2002) dan Bali yang Meradang (2006). (*)

Previous Post

Presiden Jokowi Utus Kasetpres Heru Budi Hartono Jenguk Anggota Polri Korban Kerusuhan 21-22 Mei 2019

Next Post

Korem 163 Wira Satya Gelar Komunikasi Sosial Bersama Aparat Pemerintah

beritafajar

beritafajar

Next Post
Korem 163 Wira Satya Gelar Komunikasi Sosial Bersama Aparat Pemerintah

Korem 163 Wira Satya Gelar Komunikasi Sosial Bersama Aparat Pemerintah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Polsek Lembor Limpahkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak ke Kejaksaan, Terancam 9 Tahun Penjara

Polsek Lembor Limpahkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak ke Kejaksaan, Terancam 9 Tahun Penjara

10 Juli 2026
Dua Turis China Tewas Saat Snorkeling di Pulau Kelor, Korban Kedua Ditemukan di Kedalaman 23 Meter

Dua Turis China Tewas Saat Snorkeling di Pulau Kelor, Korban Kedua Ditemukan di Kedalaman 23 Meter

15 Juli 2026
Deretan Kasus LS Yang Kini DPO Penganiayaan Bersama-sama

Deretan Kasus LS Yang Kini DPO Penganiayaan Bersama-sama

10 Mei 2026
Uang Turis Rp 85 Juta Diduga Digelapkan Agen Travel, Nama Labuan Bajo Kembali Tercoreng

Uang Turis Rp 85 Juta Diduga Digelapkan Agen Travel, Nama Labuan Bajo Kembali Tercoreng

10 Mei 2026

Hello world!

1
Kasus Sembuh Covid-19 Bertambah 17 Orang di Denpasar, Kasus Positif Bertambah 18 Orang

Kasus Sembuh Covid-19 Bertambah 17 Orang di Denpasar, Kasus Positif Bertambah 18 Orang

1
Askot PSSI Denpasar Tancap Gas, Tuntaskan Program Jelang Akhir Tahun 2023

Askot PSSI Denpasar Tancap Gas, Tuntaskan Program Jelang Akhir Tahun 2023

1

Cabo Basket Porprov Mulai Dipertandingkan

0
Dua Turis China Tewas Saat Snorkeling di Pulau Kelor, Korban Kedua Ditemukan di Kedalaman 23 Meter

Dua Turis China Tewas Saat Snorkeling di Pulau Kelor, Korban Kedua Ditemukan di Kedalaman 23 Meter

15 Juli 2026
Polisi Tangkap Tiga Terduga Pelaku Persetubuhan Anak di Labuan Bajo, Korban Diduga Dicekoki Miras dan Disekap Selama Dua Hari

Polisi Tangkap Tiga Terduga Pelaku Persetubuhan Anak di Labuan Bajo, Korban Diduga Dicekoki Miras dan Disekap Selama Dua Hari

15 Juli 2026
Usai Unggah Video Pembuatan SIM tak Sesuai Prosedur, Oknum Wartawan Mintai Kasatlantas Uang Damai

Usai Unggah Video Pembuatan SIM tak Sesuai Prosedur, Oknum Wartawan Mintai Kasatlantas Uang Damai

15 Juli 2026
PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Bali Nusra Gelar Khitan Massal Gratis, 145 Anak di Kota Bima Rasakan Manfaat Program Kepedulian Kota Bima

PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Bali Nusra Gelar Khitan Massal Gratis, 145 Anak di Kota Bima Rasakan Manfaat Program Kepedulian Kota Bima

15 Juli 2026

Recent News

Dua Turis China Tewas Saat Snorkeling di Pulau Kelor, Korban Kedua Ditemukan di Kedalaman 23 Meter

Dua Turis China Tewas Saat Snorkeling di Pulau Kelor, Korban Kedua Ditemukan di Kedalaman 23 Meter

15 Juli 2026
Polisi Tangkap Tiga Terduga Pelaku Persetubuhan Anak di Labuan Bajo, Korban Diduga Dicekoki Miras dan Disekap Selama Dua Hari

Polisi Tangkap Tiga Terduga Pelaku Persetubuhan Anak di Labuan Bajo, Korban Diduga Dicekoki Miras dan Disekap Selama Dua Hari

15 Juli 2026
Usai Unggah Video Pembuatan SIM tak Sesuai Prosedur, Oknum Wartawan Mintai Kasatlantas Uang Damai

Usai Unggah Video Pembuatan SIM tak Sesuai Prosedur, Oknum Wartawan Mintai Kasatlantas Uang Damai

15 Juli 2026
PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Bali Nusra Gelar Khitan Massal Gratis, 145 Anak di Kota Bima Rasakan Manfaat Program Kepedulian Kota Bima

PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Bali Nusra Gelar Khitan Massal Gratis, 145 Anak di Kota Bima Rasakan Manfaat Program Kepedulian Kota Bima

15 Juli 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Box Redaksi
Berita Fajar Timur

2025 @ Berita Fajar Timur

No Result
View All Result
  • Home
  • TNI, POLRI & HANKAM
  • Daerah
  • NASIONAL & INTERNASIONAL
  • AGAMA, SOSIAL, BUDAYA & ORGANISASI
    • Hukum & Kriminal
    • Pendidikan, Olah Raga & Kesehatan
  • EKONOMI, BISNIS & PERDAGANGAN
    • Politik
    • Pendidikan
    • Pariwisata, Petualangan dan Kuliner

2025 @ Berita Fajar Timur