Panduan MICHELIN mengumumkan kedatangannya di destinasi baru: Arab Saudi, untuk edisi 2026 mendatang.
Pilihan restoran untuk edisi perdana akan diumumkan menjelang akhir tahun 2025.
Inspektur MICHELIN anonim yang ternama sudah berada di lapangan, dengan cermat menjelajahi kancah kuliner Kerajaan yang semarak.
BERITAFAJARTIMUR.COM (RIYADH, Arab Saudi), 24 Juni 2025 (GLOBE NEWSWIRE) — Panduan MICHELIN hari ini mengumumkan perluasan terbarunya ke lanskap kuliner Arab Saudi yang semarak. Pilihan baru ini akan berfokus pada kota-kota Riyadh dan Jeddah yang ramai, sekaligus mulai menjelajahi berbagai wilayah Kerajaan, termasuk Khobar, AlUla, dan masih banyak lagi. Panduan bergengsi ini mengungkapkan bahwa inspektur independen dan anonimnya telah menjelajahi area-area ini secara menyeluruh untuk mengidentifikasi tempat makan yang paling luar biasa. Pilihan ini akan menyoroti tempat makan terbaik di Arab Saudi, menampilkan koki dan tim berbakat yang mewujudkan hasrat, kreativitas, dan rasa hormat terhadap tradisi kuliner lokal.
“Beberapa tahun terakhir ini, inspektur MICHELIN kami terus memantau perkembangan kuliner Kerajaan dan terus menikmati spektrum menakjubkan yang ditawarkan negara yang berkembang pesat ini,” jelas Gwendal Poullennec, Direktur Internasional Panduan MICHELIN.
Arab Saudi merupakan destinasi unik yang menawarkan perpaduan indah antara sejarah kuno, budaya yang kaya, dan kemewahan modern. Bentang alam Kerajaan yang beragam, dari padang pasir yang luas hingga garis pantai Laut Merah yang menakjubkan, menyediakan latar belakang untuk pengalaman yang tak terlupakan. Negara ini merupakan rumah bagi beberapa Situs Warisan Dunia UNESCO seperti Diriyah, dan warisan sejarah dan budayanya yang mendalam menjadikannya berbeda. Perpaduan yang khas ini menjadikan Arab Saudi destinasi yang tak tertandingi bagi pecinta kuliner, penggemar sejarah, dan pelancong yang gemar bepergian.
Kehangatan dan kemurahan hati masyarakat Saudi semakin meningkatkan pengalaman berwisata, membuat setiap pengunjung merasa diterima dan dihargai. Mulai dari restoran tradisional Saudi yang hangat yang ingin melestarikan dan memamerkan resep yang telah diwariskan dari generasi ke generasi, hingga restoran yang selalu penuh sesak, dan pusat perbelanjaan yang menakjubkan seperti VIA Riyadh yang menampilkan merek-merek global ternama.
Budaya kuliner Arab Saudi yang beragam dan dinamis, mulai dari rempah-rempah aromatik pada hidangan tradisional hingga kreasi kontemporer para koki modern, kini siap menerima pengakuan global yang layak diterimanya. Kehadiran Panduan MICHELIN tidak hanya akan menyoroti bakat kuliner di Kerajaan tersebut, tetapi juga menarik para penggemar dan penikmat kuliner dari seluruh dunia, yang ingin menjelajahi cita rasa unik dan istimewa yang ditawarkan Arab Saudi. Pengalaman yang tak terlupakan berlimpah; baik itu kabsa di Najd atau nasi Mubahar bersama penduduk setempat, sambosa keju mini dan madu yang lezat atau masabeeb yang menggiurkan, kemurahan hati, kebanggaan, dan keramahtamahan tetap tertanam kuat dalam ingatan. Selain itu, inspektur kami mengamati keragaman kuliner yang mengesankan, di mana masakan Amerika berpadu dengan Jepang, Cina, Yunani, dan Thailand. Baik itu hidangan Saudi yang luar biasa atau favorit global, Arab Saudi menawarkan sesuatu untuk setiap pelancong internasional yang ingin menjelajahi pemandangan yang memikat sambil menikmati beragam sajian kuliner.**





