BERITAFAJARTIMUR.COM (Labuan Bajo-MABAR)
Pemerintah kabupaten Manggarai Barat terus memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat dengan membangun puskesmas di beberapa desa dan kecamatan yang belum memiliki pusat pelayanan kesehatan.
Selama 3,5 tahun, Pemda Mabar berhasil membangun 7 Puskesmas dengan fasilitas yang memadai selama 2021-2024. Jumlah Puskesmas ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.
Pada tahun 2021 lalu, jumlah puskesmas di kabupaten itu sebanyak 21 dan di tahun 2024 ini menjadi 26 puskesmas.
26 Puskesmas itu terdiri dari Puskesmas rawat inap dan 18 Puskesmas rawat jalan.
Atas upaya peningkatan layanan kesehatan tersebut beberapa warga mengapresiasi pemerintah kabupaten Manggarai Barat karena membangun puskesmas lengkap dengan fasilitas memadai.
Salah satu Puskesmas yang berhasil dibangun adalah Puskesmas Golo Mori yang dibangun menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai 7 miliaran lebih.
Nining salah satu ibu rumah tangga mengaku senang atas kehadiran Puskesmas tersebut.
“Sekarang sudah ada rumah rumah sakit. Akses jalan juga sudah lancar. Tidak perlu jauh ke Labuan Bajo untuk mendapatkan layanan kesehatan. Puskesmas Golo Mori sangat dekat dengan rumah,” ungkap Daimini, rekannya.
Dia menilai, hadirnya puskesmas Golo Mori membuatnya mudah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Kalau dulu kita mesti ke Labuan Bajo untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Naik perahu berjam jam baru kita sampe. Tapi sekarang, akses jalan ada, Puskesmas terdekat juga ada,” katanya.
Selain Puskesmas Golo Mori, pemda Mabar juga telah membangun Puskesmas Batu Cermin Labuan Bajo.
Puskesmas ini tepatnya berada di dalam kota Labuan Bajo.
Pembangunan puskesmas ini juga dilakukan pada tahun 2021. Informasi yang diterima media ini, dipilihnya Batu Cermin sebagai lokasi Puskesmas baru karena padatnya jumlah penduduk di kawasan tersebut. Selain itu, agar permudah pelayanan kesehatan bagi masyarakat di dalam kota Labuan Bajo.
Sementara itu, Kadis kesehatan kabupaten Manggarai Barat, Adrianus Ojo, menerangkan jumlah dokter yang bertugas di 26 Puskesmas itu sebanyak 38 orang termasuk dokter gigi namun jumlah dokter akan bertambah lagi karena saat ini Pemkab Mabar melalui Dinas Kesehatan sedang merekrut 8 orang dokter umum.
“Saat ini jumlah Puskesmas di Kabupaten Manggarai Barat sebanyak 26. Jumlah ini bertambah karena pada tahun 2021 hanya 21 Puskesmas,” kata Kepala Dinas Kesehatan Mabar, Adrianus Ojo, Sabtu seperti dilansir Klik Labuan Bajo.com (21/9/2024).
Sebelumnya diberitakan, jumlah dokter spesialis yang bertugas di RSUD Komodo terus meningkat dari tahun ke tahun.
Direktur RSUD Komodo, dr. Maria Yosephina Melinda Gampar, menyampaikan bahwa jumlah dokter spesialis di rumah sakit itu pada tahun 2019 dan 2020 sebanyak 8 orang, tahun 2021 bertambah menjadi 9 orang, bertambah lagi pada tahun 2022 menjadi 12 orang, tahun 2023 meningkat lagi menjadi 19 orang dan di tahun 2024 ini menjadi 21 orang dokter spesialis.
Dokter Ermelinda menjelaskan, salah satu yang bisa dilayani di rumah sakit itu adalah pelayanan jantung.
“Pelayanan jantung oleh dokter spesialis jantung. Tersedia pelayanan jantung dasar, echocardiografi dan treadmil serta pelayanan jantung intervensi yang dilaksanakan satu bulan satu kali, baik untuk mendiagnosis kelainan pembuluh darah jantung dan sekaligus memperbaiki penyumbatan pembuluh darah jantung tersebut,” kata Maria.
Dia merincikan, 21 orang dokter spesialis itu yakni spesialis penyakit dalam 2 orang, spesialis anak 2 orang, spesialis bedah umum 2 orang, spesialis kebidanan dan kandungan 3 orang, spesialis anastesis 2 orang, spesialis saraf intervensi 1 orang, spesialis saraf 1 orang, spesialis jantung 1 orang, spesialis bedah tulang/ortopedi 1 orang, spesialis kulit dan kelamin 1 orang, spesialis kesehatan jiwa 1 orang, spesialis mata 1 orang, spesialis patologi klinik 1 orang, spesialis bedah mulut 1 orang dan spesialis rehabilitas medik 1 orang.
Dijelaskannya, tersedia pelayanan saraf intervensi baik untuk diagnostik pembuluh darah di otak dan juga untuk tindakan intervensi apabila ditemukan adanya sumbatan di otak.(BFT/LBJ/Yoflan)





