BERITAFAJARTIMUR.COM (DENPASAR-BALI) 10 Agustus 2026. Hari ini, 10 Agustus 2026, ITB Stikom Bali genap 24 tahun. Dalam rentang waktu hampir seperempat abad, ITB Stikom Bali telah banyak mengalami kemajuan yang sangat signifikan sehingga menarik minat berbagai lembaga pendidikan internasional melakukan Memory of Understanding (MoU) atau kerja sama dalam program Dual Degree. Namun tak kalah pentingnya, mulai Agustus 2025 hingga Juli 2026, ITB Stikom Bali mencatat peningkatan student body sebanyak 6.182 orang yang terserap di 6 program studi dan 3 Program Dual Degree (jadi 9 program), yakni 1 D3, 4 S1, 1 S2, 1 Program Dual Degree dengan Universitas Teknologi Bandung yakni S.Kom., dan kemudian tahun ini diganti menjadi S. Bns dan S.Ds dengan jumlah mahasiswa 20 orang, serta ada juga program Dual Degree internasional dengan dua universitas asing, yakni HELP UNIVERSITY-Malaysia dan dengan Dalian Neusoft University of Information-China. Manfaat yang telah dinikmati oleh para mahasiswa Dual Degree HELP adalah mendapatkan dua gelar sekaligus yakni Sarjana Komputer dan Bachelor of IT (B.IT), sedangkan untuk Dual Degree dengan DNUI para mahasiswa mendapatkan gelar Sarjana Bisnis (S. Bns) dan Bachelor of Management in Electric Commerce (B.M). Jumlah mahasiswa Dual Degree HELP yang saat ini sedang belajar ada sekitar 75 orang yang berasal dari Indonesia maupun asing. Untuk Dual Degree DNUI saat ini mahasiswanya berjumlah 12 orang (2 batch). Ke 9 program tersebut diwadahi oleh 2 Fakultas, 1 Direktorat Pasca serta 1 Direktorat Kerjasama Internasional.
Asal daerah dari para mahasiswa tersebut hampir 70% nya merupakan putera/i daerah Bali, sedangkan sisanya datang dari hampir 38 provinsi yang ada di Indonesia bahkan dari luar negeri yakni Perancis, Irak, Jepang, China, Korea Selatan, Philipina, Thailand, Myanmar, Bela Rusia dan Timor Leste
Sedangkan jumlah alumni sampai dengan wisuda 37 sebanyak 12.337 orang yang terdiri dari S2 sebanyak 54 orang, S1 sebanyak 11.519 orang dan D3 sebanyak 764 orang, yang telah bekerja dan berwirausaha di berbagai bidang/sektor baik pemerintah (PNS,TNI,POLRI,BUMN/D) maupun swasta di dalam maupun di luar negeri.
Demi menjaga kualitas perguruan tinggi, sejak 2018 STIKOM Bali telah menerapkan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) sesuai amanah UU Nomor 12 Tahun 2012 Pasal 54 dan SN DIKTI, PERMENDIKBUDRISTEK Nomor 53 Tahun 2023. Saat ini ITB STIKOM Bali memiliki 18 standar SPMI sebagai dasar penerapan proses Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dan saat ini sedang dalam proses penyesuaian dokumen SPMI dengan PERMENDIKTISAINTEK No.39 Tahun 2025 dan PERMENDIKTISAINTEK No.10 Tahun 2026. Saat ini kuesioner sudah disebar untuk semester genap tahun ajaran 2025-2026.
Rektor ITB STIKOM Bali, Dr. Dadang Hermawan menjelaskan, ITB Stikom Bali juga selalu mempersiapkan dan berupaya untuk dapat memiliki sumber daya manusia yang terbaik. Para dosen dan staf non dosen ITB STIKOM Bali terus didorong untuk selalu berwawasan global, baik dengan mengikuti seminar internasional, maupun dengan melaksanakan studi banding ke beberapa perguruan tinggi di luar negeri.
“Saat ini jumlah dosen tetap di ITB STIKOM Bali adalah 225 orang untuk 6 program studi. Dosen dengan Pendidikan S3 sebanyak 31 dosen dan 28 dosen yang studi lanjut S3 baik di dalam maupun luar negeri. Dari sisi jabatan fungsional terdiri dari Lektor Kepala 13 orang, Lektor 85 orang, Asisten Ahli 51 orang dan sisanya masih sedang proses jabatan fungsionalnya, sedangkan yang sudah lulus sertifikasi dosen adalah sebanyak 111 orang,” ungkapnya, di sela-sela acara.
Dalam hal hak kekayaan intelektual, ITB STIKOM Bali sudah memiliki 241 HKI (Hak Kekayaan Intelektual). Keberhasilan dalam pencapaian hak kekayaan intelektual ini tidak lepas dari kerja keras dan dedikasi seluruh civitas akademika, termasuk dosen, peneliti, dan mahasiswa. Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas HKI, serta mendorong terciptanya lebih banyak inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan dunia.
“Para dosen ini memiliki kualifikasi yang tinggi dan berbagai pengalaman baik di bidang akademik maupun industri, yang tentunya berkontribusi besar terhadap peningkatan kualitas pendidikan di institusi kita. Di tahun 2025, Kinerja SINTA overall untuk institusi kita berjumlah 84.260 dan kinerja dalam 3 tahun terakhir nilainya 31.731. ITB STIKOM Bali berada pada peringkat 289 di antara 5.479 perguruan tinggi di Indonesia berdasarkan peringkat SINTA dan peringkat 9 dari total 108 perguruan tinggi di LLDIKTI Wilayah 8. Sedangkan pada Tahun 2026, ITB STIKOM Bali memperoleh SINTA overall berjumlah 100.568 dan kinerja dalam 3 tahun terakhir nilainya 34.711. ITB STIKOM Bali juga berada pada peringkat 270 di antara 5.559 perguruan tinggi seluruh Indonesia berdasarkan peringkat SINTA dan peringkat 6 dari total 108 perguruan tinggi di LLDIKTI Wilayah 8,” ujar Dr. Dadang.
ITB STIKOM Bali juga memberi dukungan dalam Pendanaan Penelitian Internal. Tahun 2024/2025 terdapat 74 judul penelitian yang berhasil lolos di danai dengan total anggaran sejumlah Rp. 1,32 miliar. Skema penelitian internal ini berupa Penelitian Dasar, Penelitian Kolaborasi Nasional dan Penelitian Kolaborasi Internasional. Sedangkan pada tahun 2025/2026, terdapat 69 judul yang di danai dengan total anggaran sejumlah Rp.1,48 milyar.
“Penelitian ini melibatkan kerjasama dengan berbagai negara / institusi lain diantaranya Jepang, Thailand, Malaysia, Philipina, BRIN, dan Universitas Udayana,” kata Dr. Dadang.
Komitmen ITB STIKOM Bali kepada masyarakat diwujudkan melalui Hibah Pengabdian Masyarakat. Pada 2024/2025, terlaksana 60 judul yang melibatkan lebih dari 200 dosen kita dengan venue di seluruh Bali. Jumlah ini meningkat menjadi 70 judul pada 2025/2026 dengan anggaran Rp1,23 miliar yang terdiri dari Skema Teknologi Tepat Guna dan Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat. Pada tahun 2025/2026, juga telah terlaksana skema baru yaitu Pengabdian Kolektif.
“Skema ini bertujuan untuk pengembangan institusi yang menyasar pada Sekolah Menengah Atas. Melalui skema pengabdian masyarakat, ITB STIKOM Bali mendapatkan respons yang positif dan membuahkan hasil nyata yaitu beberapa siswa dari sekolah-sekolah mitra tersebut kini telah resmi bergabung sebagai mahasiswa baru ITB STIKOM Bali pada tahun ini,” jelas Dr. Dadang.
Kontribusi ITB STIKOM Bali tidak berhenti pada skala internal, namun juga memperoleh hibah eksternal dengan perolehan Hibah Eksternal Tahun 2025 di bidang Penelitian terdapat total 10 judul yang lolos, dengan total pendanaan Rp. 457.736.000. Dan Pengabdian Masyarakat terdapat total 2 judul yang lolos, dengan total pendanaan Rp 88.803.000,00. Tahun 2026, ITB STIKOM Bali kembali mendapatkan hibah eksternal dengan total anggaran Rp. 971.230.000 (Sembilan Ratus Tujuh Puluh Satu Juta Dua Ratus Tiga Puluh Ribu Rupiah) dengan jumlah 13 Judul Penelitian yang terbagi menjadi 4 Penelitian Fundamental Reguler, 7 Penelitian Dosen Pemula, 1 Penelitian Kerjasama Perguruan Tinggi, dan 1 Penelitian Magister. Para dosen ini memiliki kualifikasi yang tinggi dan berbagai pengalaman baik di bidang akademik maupun industri, yang tentunya berkontribusi besar terhadap peningkatan kualitas pendidikan di institusi kita.
“Atas dukungan dan persetujuan yayasan, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ITB STIKOM Bali telah memberikan beasiswa kepada 11.002 orang mahasiswa dengan taraf ekonomi kecil dan menengah dengan jumlah beasiswa sebesar Rp 68.955.625.381 bagi mahasiswa D3, S1 maupun S2. Beasiswa tersebut diberikan kepada krama bali yang berasal dari 9 kabupaten/kota se Bali dan beberapa orang dari luar Bali,” tuturnya.
Selain beasiswa internal, ITB STIKOM Bali, mahasiswa juga mendapatkan beasiswa dari pihak eksternal pemerintah (KIP, BBP, BIDIKMISI) sebesar 4.990.320.000 yang diberikan kepada 352 mahasiswa.
Saat ini, ITB STIKOM Bali sudah menerapakan program Kampus Berdampak yang telah resmi menggantikan program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka mulai tanggal 2 Mei 2025 bertepatan dengan hari Pendidikan Nasional.
“Tahun ini, 283 mahasiswa ITB STIKOM Bali yang mengikuti program Magang Mandiri. Kemudian kurikulum OBE dalam rangka mendapatkan akreditasi internasional juga sudah kita siapkan dan sudah dimulai pada semester Ganjil 2025/2026 ini pada Fakultas Informatikan dan Komputer,” kata Dadang.
Dan pada tahun 2025 lalu, terdapat 17 orang mahasiswa dan 5 dosen yang melaksanakan student dan faculty Exchange ke Perguruan Tinggi mitra yang berada di Thailand dan China. Sebagai bagian dari komitmen memperluas kerjasama akademik, ITB STIKOM Bali juga telah menerima 63 dosen dan 79 mahasiswa dari China, Uzbekistan, Thailand dan Phillipina, dalam program Lecturer and Students Exchange, dalam rangka memperkuat interaksi lintas budaya dan pertukaran ilmu antarnegara. Saat ini, ada 4 students dari Polytech Montpellier Perancis yang sedang magang dalam program International Internship dan ada sekitar 180 orang mahasiswa yang sedang melakukan magang kerja atau internship di Jepang dan Taiwan.
“Mahasiswa kami telah mencapai berbagai prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional, seperti Juara 1 Kyourugi Female Senior U-67kg – Taekwondo The 106th Korean National Sport 2025. Juara 3 Short Movie, Juara 3 Business Plan Competition, juara 1 dan 2 Short Movie dalam Proxo Coris 2025. Juara 1 Bussines Plan, Juara 2 UI UX Design, Juara 2 Web Development, Juara 2 Short Movie dalam Proxo Coris 2026. Juara 3 Internasional Recuve National Mixed Team – Recuve National Mixed Team. Juara 1 Kyorugi Prestasi Senior Under 58 kg Putra dalam Kejuaraan Taekwondo Kasal Cup II International, Juara 3 Nasional PON Bela Diri Taekwondo. Juara 1 (400m Lari Gawang Putra) – PomNas Semarang 2025. Juara 2 Nasional UI/UX Competition Kategori Mahasiswa – Information Technology Creative Competition 2025. Juara 3 Business Plan dan Juara Harapan Public Speaking dalam Indoneris 2025-National IT Competition. Juara 1 lomba Essay dalam Coris Indoneris National IT Competition. Dalam Pekan Olahraga Provinsi Bali mendapatkan Juara 3 dan 3 Getball, Juara 1 50m Apnea, Juara 1 50m Surface, Juara 1 4x100m Estafet Bifin, dan Juara Umum 1 Best Director, Best Artistic, Best advertisement. Kami bangga dengan prestasi yang telah diraih dan berharap mereka akan terus menginspirasi generasi berikutnya,” kata Dadang.
Ditambahkan,” Eksistensi kita juga sudah diapresiasi kalangan lembaga lain baik pemerintah, swasta, BUMN, BUMD maupun sesama Perguruan Tinggi baik dalam maupun luar negeri. Pada setiap kali pelaksanaan wisuda, selalu ditandatangani MoU dengan para mitra. Sampai saat ini ITB STIKOM Bali telah bekerjasama dengan ratusan Mitra dari kalangan Pemerintah, BUMN, Industri, dan Perbankan. Kerjasama internasional di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan beberapa negara, yakni: Amerika Serikat, Cambodia, Australia, Caymand Island, China, Hungaria, India, Jepang, Korea, Malaysia, Phillipinies, Polandia, Singapore, Taiwan dan Thailand. Kerjasama internasional ini tidak hanya memperkaya pengalaman dan wawasan para mahasiswa kita, tetapi juga meningkatkan kualitas pendidikan yang kita berikan, sehingga mampu bersaing di tingkat global,” jelasnya.
Selain itu, Inkubator Bisnis STIKOM Bali, Unit Unggulan membentuk calon technopreneur masa depan bentukan Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali, kini telah menjadi motor penggerak dalam mengembangkan ekosistem startup di Bali, khususnya untuk usaha berbasis teknologi informasi. Inbis STIKOM Bali telah melaksanakan pendampingan lengkap mulai dari pra-inkubasi hingga pasca-inkubasi untuk mendukung perkembangan wirausaha mahasiswa.
“Prestasi terkini Tahun Ajaran 2025/2026:
3 tenan lolos pendanaan P2MW 2025 dengan total nilai lebih dari 50 juta rupiah.
2 startup binaan masuk 10 besar startup nasional menyisihkah lebih dari 500 startup dari seluruh Indonesia, dalam program e-Hub Accellerator oleh kementrian UMKM yaitu OnJourney dan selfcare.id, mendapatkan hadiah lebih dari USD 20.000,-
1 tenan lolos program inkubasi di PLUT KUMKM Provinsi Bali 2026.
1 tenan menjadi juara 2 dalam lomba internasional Proxocoris 2026, dalam bidang web development. Berbagai prestasi tersebut menunjukkan komitmen Inkubator Bisnis ITB STIKOM Bali dalam mendukung inovasi dan wirausaha muda di Bali,” ungkap Rektor Dr. Dadang.
Untuk diketahui, di Puncak acara dies natalis ke-24 Institut Teknologi Dan Bisnis STIKOM diisi berbagai acara menarik yang disuguhkan, misalnya, ada penampilan / performance dari para mahasiswa ITB STIKOM Bali.
“Dalam rangkaian acara perayaan Dies Natalis ke-24 ITB STIKOM Bali ini juga akan dilakukan seremoni pemotongan tumpeng dan tiup lilin. Di mana, dalam menyemarakkan kegiatan perayaan Dies Natalis ke-24 ini telah dilaksanakan juga kegiatan, pameran Robot STIKOM Grup dan pelatihan Cyber Security dengan 200 orang peserta dari STIKOM Grup yang diselenggarakan Oleh Bisma Informatika bekerjasama dengan Paralaxnet, sebuah perusahaan asal Amerika yang mencari ribuan talenta digital dari Indonesia dan tidak lupa diselenggarakan juga lomba-lomba. Adapun lomba-lomba yang diperlombakan diantaranya lomba tenis meja ganda terbuka, lomba bilyard, lomba tebak gambar dan lomba tebak lagu. Selain kegiatan lomba, ada beberapa penghargaan yang diberikan kepada dosen dan karyawan. Untuk dosen ada penghargaan dosen favorit dan terbaik dinilai dari pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi. Untuk karyawan juga ada penghargaan karyawan terbaik dan terfavorit,” pungkas Dr. Dadang Hermawan.(Donny Parera)











