BERITAFAJARTIMUR.COM (Labuan Bajo-MABAR)
Fakta kemiskinan dan aneka persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya petani, mendorong ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Gerindra Manggarai Barat (Mabar), Yosep Suhardi, siap maju dalam perhelatan Pilkada Mabar edisi 2024.
Hal itu ditegaskan anggota DPRD Mabar ini ketika dihubungi melalui sambungan telepon di Kupang, Rabu (19/6/2024).
“Yang jelas, saya mau melawan kemiskinan, melawan persoalan-persoalan yang dihadapi petani. Itu intinya lah,” ujar Yos.
Pelbagai persoalan yang diungkapkan itu, demikian Yos berdasarkan temuannya sebagai wakil rakyat selama 10 tahun. Termasuk melawan masalah bagaimana orang sakit atau ibu hamil yang digotong pakai kain dan bambu ke Puskesmas karena infrastruktur jalan belum baik ke kampung-kampung dan masalah pengangguran.
“Semua persoalan yang saya temukan selama 10 tahun di DPRD terlalu banyak. Saya mau melawan semua itu. Bagaimana para petani menghadapi gagal panen. Kemudian pariwisata kita yang belum dikelola dengan baik dan masalah kemiskinan,” tegas Yos.
Ketika ditanya apakah rezim sebelumnya gagal mengurus sektor pertanian, Yos secara diplomatis menuturkan bahwa setiap pemimpin itu ada sisi plus minusnya.
“Sebetulnya bukan gagal. Setiap pemimpin mulai zaman pak Fidelis, Pak Gusti dan Pak Edi, pasti punya plus minusnya. Kita tidak munafik untuk menilai bahwa ada kelebihan dan ada juga kekurangannya,” ungkap Yos.

Beliau mengungkapkan secara eksplisit soal keberhasilan Edi-Weng, terutama dalam hal pembangunan infrastruktur fisik.
“Menurut saya, infrastruktur jalan lumayanlah, meski masih ada yang belum tuntas. Soal jalan, ada perubahan, meski belum sempurna. Ini harus kita akui,” timpal Yos.
Terkait soal rumor bahwa dirinya dianggap sebagai calon bayangan, Yos secara tegas menepis isu itu.
“Kok bayangan sih, bayangannya dari siapa. Tidaklah. Kita kan punya 3 kursi. Kecuali mungkin calon yang di luar partai. Di pusat, partai saya partai penguasa. Masa mau jadi bayangan. Enggaklah,” pungkas Yos.
Terpisah, masyarakat petani desa Wae Jare, Fransiskus Falen saat diwawacara media ini mengungkapkan bahwa sosok Yos Suhardi merupakan sosok yang sangat pejuang. Ia memperjuangkan masyarakat kecil, seperti petani dan nelayan melalui aspirasinya selama ini. Gagasan Yos Suhardi tentang Manggarai Barat sering mereka dijumpai lewat media sosial dan media online.
“Pak Yos kami mengenalnya dari perjuangan beliau yang selalu turun ke kampung- kampung yang terisolasi, contoh di kecamatan Mbeliling, Desa Wae Jare. Pak Yos selalu berkunjung melihat keadaan masyarakat di sana secara nyata,” ungkap Falen.
Menurut Falen, Visi-Misi pak Yos terkait aneka persoalan di Manggarai Barat saat ini sangat dibutuhkan yaitu melawan kemiskinan. Selain itu, Sosok Yos Suhardi yang rendah hati, santun, ramah dan tidak membedakan satu dengan yang lain serta menjaga kerukunan antar umat beragama.
“Pandangan kami pak Yos sosok yang rendah hati , santun, ramah serta sosok yg tidak membedakan satu dengan yang lainnya. Serta dia menjaga kedamaian antar umat beragama,” tutur Falen.
Karena itu, Falen dan sejumlah masyarakat petani Wae Jare sangat mendukung jika Yos Suhardi maju dalam Pemilihan Kepala Daerah November mendatang. Dukungan itu dilatari rekam jejak Yos Suhardi telah teruji selama dua periode menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Manggarai Barat. Yos memiliki pengalaman panjang sebagai Politisi Partai Gerindra.
Oleh karena itu, Falen menilai Yos adalah sosok Cabup yang paling mengerti dengan keadaan masyarakat Manggarai Barat saat ini. Terlebih, kata dia, Yos adalah ketua TKD pemenangan Prabowo-Gibran pada pemilihan
Presiden.
“Kami dukung pak Yos maju Pilkada didasari beberapa alasan: 1. Pak Yos sudah berpengalaman dua periode jadi wakil rakyat. Kemudian beliau adalah ketua partai Gerindra Mabar. 2 . Keyakinan kami pak Yos bisa menggeser posisi petahana MABAR. Pak Yos adalah ketua TKD pemenangan Prabowo Gibran sehingga elektoral pak Yos sangat naik tajam. 4. Pak Yos sosok yang banyak berbuat dan berpihak pada masyarakat kecil khusunya petani dan nelayan,” tutup Falen.
Sejauh ini ada sejumlah nama yang sudah menyatakan kesiapan untuk maju dalam Pilkada Mabar. Selain incumbent (Edi-Weng), nama lain adalah Iren Surya berpasangan dengan Ardi Sehami, Bernadus Barat Daya, Mario Pranda, Charles Angliwarman, Darius Angkur dan Yosep Suhardi sendiri.(BFT/LBJ/ Yoba.












