Kemajuan Infrastruktur dan Bangun 718 Unit Rumah Layak Huni: Bukti Nyata Misi Edi-Weng untuk Mabar Semakin Mantap

Kabupaten Manggarai Barat telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya melalui pembangunan infrastruktur yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan. 

Hal ini sejalan dengan misi keempat Rencana Pembangunan Daerah Kabupaten Manggarai Barat, yaitu mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Edi saat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia dalam pidato khusus melalui siaran radio pada Sabtu (16/8/2025) sore.

Dalam beberapa tahun terakhir, demikian orang nomor satu di bumi komodo itu, Kabupaten Manggarai Barat telah mengalami peningkatan yang signifikan di bidang investasi dan pembangunan infrastruktur.

“Pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, irigasi, air bersih, sanitasi, dan fasilitas umum lainnya telah dilakukan untuk membuka isolasi wilayah, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan konektivitas antar pusat pertumbuhan ekonomi,” beber Edi.

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat juga telah membangun ruas-ruas jalan strategis dengan total jalan yang telah dibangun sejak tahun 2021 hingga 2024 sepanjang 250,56 km.

“Pembangunan jalan ini tidak hanya meningkatkan aksesibilitas masyarakat tetapi juga mempercepat distribusi barang dan jasa, sehingga meningkatkan perekonomian lokal,” ujarnya.

Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memenuhi hak dasar atas hunian yang layak bagi masyarakat miskin melalui bantuan pembangunan rumah layak huni yang telah terealisasi sebanyak 718 unit sejak tahun 2022 hingga 2025.

“Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin tetapi juga mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Manggarai Barat,” tegasnya.

Keberlanjutan pembangunan juga menjadi prinsip penting dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Manggarai Barat.

Pemerintah daerah telah mempertimbangkan aspek lingkungan, efisiensi energi, dan ketahanan terhadap perubahan iklim dalam setiap pembangunan infrastruktur.

Capaian Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Manggarai Barat juga meningkat dari 70,81 di tahun 2023 menjadi 74,89 di tahun 2024, yang merupakan bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan.

“Dalam upaya mendukung peningkatan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup, pemerintah daerah telah mengeluarkan Peraturan Bupati Manggarai Barat Nomor 16 Tahun 2025 tentang Pembatasan Penggunaan Produk Plastik dan/atau Kemasan Sekali Pakai”, jelasnya.

Peraturan ini bertujuan untuk mengurangi timbunan sampah plastik dan/atau kemasan sekali pakai, menjamin pemenuhan dan perlindungan hak atas lingkungan hidup yang lebih baik dan sehat bagi masyarakat, serta menjaga kelestarian ekosistem sebagai ruang hidup bersama.

Dengan komitmen dan upaya nyata dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan, Kabupaten Manggarai Barat berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan hidup untuk generasi mendatang.

“Pembangunan infrastruktur yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan merupakan kunci untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan meningkatkan perekonomian lokal”, katanya.

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat perlu terus meningkatkan komitmen dan upaya nyata dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan untuk mencapai tujuan pembangunan yang lebih baik.(BFT/LBJ/Yoflan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *