Kopdit Pasar Lembor Salurkan Bantuan untuk 80 Keluarga Anggota Terdampak Gempa M7,7

BERITAFAJARTIMUR.COM (Manggarai Barat) Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kopdit Pasar Lembor menunjukkan kepeduliannya terhadap anggota dan keluarga anggota yang terdampak gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepedulian tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan bahan kebutuhan pokok kepada 80 keluarga anggota koperasi yang terdampak bencana di sejumlah wilayah Kabupaten Manggarai Barat.

Pimpinan KSP Kopdit Pasar Lembor, Fransiskus Koha, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian koperasi terhadap kondisi yang dihadapi para anggota dan keluarganya setelah gempa.

“Kami menyampaikan keprihatinan dan rasa solidaritas yang mendalam kepada seluruh anggota dan keluarga anggota yang terdampak gempa bumi,” kata Fransiskus.

Menurut dia, bantuan yang disalurkan memang tidak dapat mengembalikan seluruh kerugian maupun kondisi yang dialami masyarakat akibat bencana. Namun, kehadiran koperasi di tengah situasi sulit dinilai penting untuk memberikan dukungan moral sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar para anggota.

“Kami menyadari bahwa bantuan yang kami berikan ini tidak mampu memulihkan semua hal yang telah terjadi. Tetapi dalam situasi seperti ini, yang paling dibutuhkan bukan hanya bantuan materi, tetapi juga kekuatan, perhatian dan kebersamaan,” ujarnya.

Fransiskus menegaskan, KSP Kopdit Pasar Lembor ingin memastikan bahwa anggota yang terdampak bencana tidak merasa berjalan sendiri dalam menghadapi masa sulit.

“Karena itu, kami hadir bersama anggota dan keluarga, memberikan dukungan serta semangat agar kita dapat melewati masa sulit ini dengan penuh ketabahan,” katanya.

Bantuan Menjangkau Sejumlah Kampung

Penyaluran bantuan dilakukan di sejumlah wilayah yang menjadi tempat tinggal anggota KSP Kopdit Pasar Lembor yang terdampak gempa.

Di Kecamatan Lembor, bantuan menyasar anggota dan keluarga di Kampung Ledang dan Kampung Torok, Desa Pong Majok. Bantuan juga diberikan kepada anggota di Kampung Beci dan Tungal, Desa Wae Mowol, serta Kampung Manga, Desa Wae Bangka.

Sementara di Kecamatan Welak, bantuan disalurkan kepada anggota di Kampung Tontol.

Adapun di Kecamatan Sano Nggoang, bantuan diberikan kepada anggota dan keluarga terdampak di Kampung Rekas.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok sehari-hari, di antaranya beras, gula, minyak goreng, telur dan mi instan.

Untuk program bantuan tersebut, KSP Kopdit Pasar Lembor menyiapkan anggaran sebesar Rp15 juta yang diperuntukkan bagi 80 keluarga anggota yang terdampak gempa.

Penyaluran bantuan itu menjadi bagian dari upaya koperasi untuk hadir tidak hanya dalam aktivitas ekonomi anggota, tetapi juga ketika anggota menghadapi kondisi darurat akibat bencana.

Fransiskus berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban anggota dan keluarga, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pemulihan.

Ia juga mendoakan agar seluruh anggota dan keluarga yang terdampak diberikan kekuatan, kesehatan, keselamatan dan ketabahan.

“Semoga seluruh anggota dan keluarga yang terdampak diberikan kekuatan, kesehatan, keselamatan serta ketabahan. Semoga kondisi segera pulih,” ujarnya.

Penerima Bantuan Bersyukur

Salah satu penerima bantuan, Imakulata Jaisa, menyampaikan terima kasih kepada KSP Kopdit Pasar Lembor atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada anggota terdampak gempa.

Menurut Imakulata, bantuan tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi bentuk perhatian yang memberikan kekuatan bagi anggota di tengah situasi pascabencana.

Ia pun berharap KSP Kopdit Pasar Lembor terus berkembang dan mempertahankan komitmennya dalam memberikan pelayanan serta kepedulian kepada seluruh anggota.

“Terima kasih dan rasa syukur kepada KSP Kopdit Pasar Lembor atas bantuan yang kami terima. Semoga KSP Kopdit Pasar Lembor tetap jaya dan terus tumbuh menjadi wadah atau lembaga yang lebih berintegritas serta tetap loyal terhadap semua anggota,” ujar Imakulata.

Bagi KSP Kopdit Pasar Lembor, solidaritas tersebut menjadi bagian dari semangat kebersamaan koperasi. Di tengah kondisi pascagempa yang masih membutuhkan proses pemulihan, perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat menjadi salah satu bentuk dukungan yang diharapkan dapat membantu anggota dan keluarganya bangkit secara bertahap.

Penyaluran bantuan itu sekaligus menegaskan bahwa semangat koperasi tidak hanya dibangun melalui aktivitas simpan pinjam dan penguatan ekonomi anggota, tetapi juga melalui kepedulian dan gotong royong ketika anggota menghadapi situasi sulit akibat bencana.(BFT/LBJ/RED/Yoflan)

Pos terkait