Beritafajartimur.com (Klungkung) Kunjungan Basuki Tjahaya Purnama (BTP) atau Ahok ke Kantor Sekretariat DPD PDIP Provinsi Bali dan kabar BTP kembali terjun ke dunia politik disambut baik oleh Lawyer sekaligus politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) I Kadek Agus Mulyawan, SH.MH. Caleg DPRD Provinsi Bali, dapil Klungkung, Nomer Urut 1 ini, mengucapkan selamat buat BTP yang kembali berkiprah di dunia politik dan akan menambah semarak dunia perpolitikan kita kedepan.
“Kabar masuknya BTP ke Partai PDIP mungkin karena ideologinya yang sama. Biasanya kalau politisi memiliki ikatan ideologi yang kuat dengan partainya, maka politisi tersebut akan merasa cocok, mungkin BTP merasa cocok dengan Partai PDIP,” ucapnya.
I Kadek Agus Mulyawan, SH.MH yang aktif sebagai penggiat Anti Korupsi juga merasa cocok dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) karena PSI memiliki komitmen Anti Korupsi. “PSI sama dengan misi saya yaitu sama-sama Anti Korupsi makanya saya merasa cocok bergabung dengan PSI” kenapa korupsi masih menjadi misi saya karena saya merasa gerah bayangkan 73 tahun kita merdeka tetapi pertumbuhan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) di Indonesia paling tinggi dibandingkan negara-negara lain di dunia. Terakhir saya baca CPI (Corruption Perception Index) kita terendah di ASEAN, Vietnam di atas kita, Thailand di atas kita, Malaysia di atas kita, Brunei di atas kita,” tegas Tokoh Anti Korupsi ini.
Kembalinya BTP ke dunia politik diharapkan akan bertambahnya politikus-politikus lain yang memiliki komitmen yang sama. Menjadi pemimpin yang baik, jujur, kerja keras dan tidak takut memerangi korupsi,”ucapnya.
Dalam pandangan Kadek Agus Mulyawan, BTP memang figur politisi fenomenal dalam banyak hal, tak terkecuali gebrakan-gebrakannya dalam mengelola Jakarta yang tanpa kompromi ketika jadi Gubernur DKI. BTP bahkan berani menolak titipan anggaran DPRD dan akibatnya ribut dengan DPRD. Ia merelokasi (menggusur) penghuni ilegal di banyak bantaran sungai dan pemukiman liar dan memindahkannya ke rusun. ia mengunggah rapat di Balai Kota ke Youtube supaya bisa dikontrol publik, dan memecat pejabat dan karyawan DKI yang nakal. Contoh ini yang membuat BTP tak pernah sepi dari pemberitaan media.
Caleg DPRD Provinsi Bali dapil Klungkung ini berharap,”dengan bergabungnya BTP di dunia politik akan dapat memperbaiki 61% aktor korupsi yang dijerat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka dari oknum anggota DPR, DPRD provinsi, kabupaten, dan kota, serta para kepala daerah yang diusung partai politik (parpol). Dengan demikian bisa mewujudkan Sistem Integritas Parpol di Indonesia karena diduga Parpol di Indonesia masih menjadi sumber korupsi dan bungker para koruptor,” tegas Pengacara yang biasa menangani kasus hukum orang asing ini.
(Editor : Donnya Parera)












